0 menit baca 0 %

Tingkatkan Kesehatan Siswa, MIN 1 Bengkalis Lakukan Imunisasi

Ringkasan: Bengkalis (Kemenag) MIN 1 Bengkalis dan UPT Puskesmas Selatbaru melalui Pustu Dedsa Jangkang kembali menjalin kerjasama melakukan program imunisasi bagi siswa, Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesehatan siswa dan mencegah penyebaran penyakit menular di lingkungan madrasah Rabu pagi, (13/08/2...

Bengkalis (Kemenag) – MIN 1 Bengkalis dan UPT Puskesmas Selatbaru melalui Pustu Dedsa Jangkang kembali menjalin kerjasama melakukan program imunisasi bagi siswa, Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesehatan siswa dan mencegah penyebaran penyakit menular di lingkungan madrasah Rabu pagi, (13/08/2025).

Imunisasi yang diberikan kepada siswa adalah seperti imunisasi campak, rubella, dan lainnya imunisasi ini sesuai dengan program imunisasi nasional untuk melindungi siswa dari penyakit menular yang dapat berdampak serius pada kesehatan..

Petugas UKS MIN 1 Bengkalis Siti Rohani dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih kepada puskesmas selatbaru melalui pustu jangkang atas kerjasama dalam program imunisasi nasional ini.

“Tentunya dari pihak madrasah berupaya untuk bisa mencegah penyakit menular dilingkungan madrasah bagi siswa melalui program imunisasi nasional ini, kami berharap pemberian imunisasi ini berdampak bagi kesehatan siswa dari serangan penyakit menular, hal ini juga tentunya tidak terlepas dari pola hidup bersih dan sehat. Jika kondisi siswa sehat tentunya lebih mudah untuk melksanakan aktifitas belajar dan lainnya” Ujarnya.

Pelaksanaan program imunisasi di MIN 1 Bengkalis ini dilaksanakan dengan jadwal yang telah ditentukan bersama Puskesmas. Petugas kesehatan dari Puskesmas melalui pustu jangkang datang ke madrasah untuk memberikan imunisasi kepada siswa. Setelah imunisasi, biasanya dilakukan pemantauan untuk memastikan tidak ada reaksi sampingan yang signifikan.

Dengan adanya program imunisasi di MIN 1 Bengkalis ini, diharapkan siswa dapat memiliki kesehatan yang lebih baik dan terhindar dari risiko penyakit menular, sehingga dapat fokus pada pembelajaran dan aktivitas lainnya.