0 menit baca 0 %

Tingkatkan Kualitas Dakwah, 8 PAI KUA Tanah Putih Ikuti Pembinaan Dai dan Daiyah

Ringkasan: Rokan Hilir (Kemenag) 8 Penyuluh Agama Islam (PAI) Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tanah Putih mengikuti kegiatan Pembinaan Dai dan Daiyah yang diselenggarakan oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hilir melalui Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam, Senin (06/10/2025). Kegiatan ini...

Rokan Hilir (Kemenag) – 8 Penyuluh Agama Islam (PAI) Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tanah Putih mengikuti kegiatan Pembinaan Dai dan Daiyah yang diselenggarakan oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hilir melalui Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam, Senin (06/10/2025). 

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kompetensi dan profesionalisme dai dan daiyah dalam menyampaikan dakwah Islam secara efektif dan relevan di tengah masyarakat yang terus berkembang.

Dalam kegiatan tersebut, para PAI menerima berbagai materi pembinaan, diantaranya metode penyampaian dakwah yang efektif, penguatan akhlak dan karakter dai/daiyah, serta pemahaman terhadap dinamika sosial masyarakat. Materi tersebut dirancang untuk memperkuat kapasitas para penyuluh agar mampu melaksanakan tugas dakwah dengan penuh tanggung jawab dan sesuai dengan tuntunan syariat Islam.

Kehadiran PAI KUA Tanah Putih menunjukkan komitmen tinggi dalam meningkatkan kualitas pelayanan keagamaan di wilayahnya. Selain mendapatkan ilmu dan pengalaman baru, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi serta wadah pertukaran informasi antar dai dan daiyah, guna memperkuat jaringan dakwah dan menciptakan kolaborasi yang lebih baik dalam membina umat.

Dalam Kesempatan tersebut, Kepala Seksi Bimas Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hilir, H. Tarmizi, menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas dakwah di masyarakat.

 “Melalui pembinaan ini, diharapkan para penyuluh mampu berperan aktif dalam membimbing masyarakat, menumbuhkan kesadaran beragama, dan membangun karakter yang berakhlak mulia. Dengan begitu, akan tercipta masyarakat yang religius, harmonis, dan berdaya saing dalam kehidupan sosial,” ujar H. Tarmizi.

Dengan adanya kegiatan pembinaan ini, diharapkan para penyuluh agama Islam semakin siap menghadapi tantangan dakwah di era modern serta mampu menjadi teladan dalam menguatkan nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat. (TH/Humas)