Dumai (Kemenag) - Dalam rangka menjalankan tugas Bimbingan
Masyarakat Islam untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Bidang Keagamaan dan dalam rangka
melaksanakan program Penyuluh Agama Islam, maka perlu kiranya dilaksanakan Pelatihan dan Praktek
Fardhu Kifayah/ Penyelenggaraan
Jenazah di Kecamatan Sungai Sembilan Kota Dumai.
Kegiatan ini
bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam tentang Fardhu Kifayah, mengingat
kewajiban ini sangat penting bagi umat Islam. Fardhu Kifayah adalah suatu
kewajiban kolektif yang harus dipenuhi oleh komunitas Muslim, dan
mempelajarinya adalah bagian dari tanggung jawab umat. Kegiatan
pelatihan dilaksanakan pada hari Selasa
tanggal 12 Agustus
2025 di Musholla Al Hikmah RT. 022
Lubuk Gaung pukul 08:30
WIB s.d 11:30 WIB.
M. Khoiruddin selaku Koordiator PAI Sungai Sembilan
menyampaikan dalam laporan panitia, “bahwa Kepanitiaan di selenggarakan oleh Penyuluh
Agama Islam Kecamatan Sungai Sembilan, Peserta merupakan utusan dari Ketua RT, Pengurus Masjid
dan Majlis Taklim dari perwakilan 3 Kelurahan, Kelurahan Bangsal Aceh, Lubuk Gaung dan Tanjung
Penyembal jumlah
peserta yang telah mendaftakan sebanyak 60 orang orang. Harapannya goal atau tujuan dari pelatihan ini,
peserta dapat memahami dan mempraktekkan Penyelenggraan Jenazah
di wilayahnya masing-masing”.
Plt. Kepala KUA Sungai Sembilan Ahmad Risky dalam sambutan mengatakan
bahwa, “Penyelenggaraan Fardhu merupakan kewajiban kolektif, sehingga jika
ada yang meninggal dunia di daerah tersebut dan tidak ada yang melaksanakan
perwatan jenazah berdosa lah semua muslim di daerah tersebut, namun jika sudah
ada yang melaksanakan peawatan terhadap jenazah tersebut maka selamat lah
daerah tersebut. Pada
kesempatan ini Plt. Kepala
KUA Sungai Sembilan juga membuka secara resmi acara pelatihan”.
Peserta merupakan utusan dari Ketua
RT, Pengurus Masjid dan Majelis Taklim yang berasal dari tiga Kelurahan, Kelurahan Bangsal Aceh, Lubuk Gaung dan Tanjung Penyembal. Jumlah
peserta yang hadir sebanyak 55 orang. Tujuan dari pelatihan ini harapannya
peserta dapat memahami dan mempraktekkan penyelenggaraan jenazah di wilayah
masing-masing. (Khoir/Arief)