0 menit baca 0 %

Tingkatkan Literasi Dakwah di Era Digital, Kemenag Riau Gelar Coaching Clinic Pembuatan Konten bagi PAI

Ringkasan: Riau (Kemenag) Bidang Penaiszawa Kanwil Kementerian Agama Provinsi Riau menggelar Coaching Clinic Pembuatan Konten Digital yang Inklusif dan Transformatif bagi Penyuluh Agama Islam, Kamis (18/9/2025) di Hotel Winstar Pekanbaru. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 18 19 September 2025 ini, dii...
Riau (Kemenag) – Bidang Penaiszawa Kanwil Kementerian Agama Provinsi Riau menggelar Coaching Clinic Pembuatan Konten Digital yang Inklusif dan Transformatif bagi Penyuluh Agama Islam, Kamis (18/9/2025) di Hotel Winstar Pekanbaru. 

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 18–19 September 2025 ini, diikuti oleh 26 penyuluh dari 12 kabupaten/kota se-Riau.

Ketua Pelaksana H. Asrori menyampaikan bahwa kegiatan ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan penyuluh agama untuk beradaptasi dengan perkembangan era digital. Menurutnya, media sosial dan platform digital kini telah menjadi ruang dakwah yang strategis dan efektif.

“Melalui coaching clinic ini, kami ingin meningkatkan literasi digital para penyuluh, membekali mereka dengan keterampilan membuat konten dakwah yang menarik dan relevan, serta mengembangkan materi dakwah yang inklusif merangkul semua kalangan dan transformatif, yakni mampu mengubah perilaku masyarakat ke arah yang lebih baik,” ungkap Asrori.

Selama kegiatan, para peserta tidak hanya menerima teori, tetapi juga praktik langsung pembuatan konten. Materi yang diberikan mencakup pengenalan inklusi digital dan konten transformatif, strategi merancang pesan dakwah digital sesuai target audiens, praktik content planning, teknik sederhana video editing dan desain grafis dengan aplikasi seperti CapCut dan Canva, hingga optimalisasi platform media sosial Instagram, TikTok, dan YouTube. Peserta juga dilatih membuat konten podcast Islami untuk menjangkau audiens yang lebih luas.

Asrori menambahkan bahwa kegiatan ini didukung penuh oleh anggaran DIPA Kanwil Kemenag Riau tahun 2025. 

“Kami berkomitmen menggunakan anggaran secara efektif dan transparan demi tercapainya tujuan kegiatan. Terima kasih kepada seluruh peserta yang penuh semangat. Semoga ilmu yang diperoleh menjadi bekal berharga dalam menyebarkan dakwah Islam yang damai dan rahmatan lil ‘alamin,” pungkasnya. (*)