Jakarta (Kemenag) - Kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 4 Bengkalis, Iin Fatimah, bersama dua orang guru, Chelvika Ariati dan Muhammad Zahir, mengikuti Pelatihan Bina Talenta Indonesia (BTI) yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).
Kegiatan yang berlangsung selama satu minggu, mulai tanggal 9 hingga 15 November 2025, bertempat di Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung. Pelatihan ini berfokus pada pengembangan potensi guru dan siswa di bidang STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics), serta penguatan karakter dan kompetensi abad ke-21.
Menariknya, MTsN 4 Bengkalis menjadi satu-satunya madrasah dari Provinsi Riau yang terpilih mengikuti kegiatan prestisius tersebut. Hal ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi madrasah karena menunjukkan komitmen dalam peningkatan mutu pendidikan dan pengembangan talenta digital di lingkungan madrasah.
Selama pelatihan, para peserta mendapatkan berbagai materi dan praktik pembelajaran berbasis proyek, integrasi teknologi dalam pembelajaran, serta strategi membina talenta siswa di bidang sains dan teknologi. Kegiatan ini juga menjadi ajang kolaborasi dan pertukaran gagasan antarpendidik dari seluruh Indonesia.
Kepala MTsN 4 Bengkalis, Iin Fatimah, menyampaikan rasa syukur dan bangganya. “Kami sangat bersyukur dapat menjadi bagian dari program nasional ini. Kesempatan ini akan kami manfaatkan untuk memperkuat inovasi pembelajaran dan membina siswa agar lebih unggul di bidang STEM,” ujarnya.
Dengan keikutsertaan kepala madrasah dan dua guru tersebut, diharapkan MTsN 4 Bengkalis semakin berperan aktif dalam mencetak generasi muda yang cerdas, kreatif, berkarakter, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.