0 menit baca 0 %

Tingkatkan Pembelajaran Humanis, Guru MTsN 3 Siak Ikut Pelatihan PBM dan Insersi KBC

Ringkasan: Siak (Kemenag) - Dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran yang humanis, bermakna, dan berpusat pada peserta didik, sejumlah guru MTsN 3 Siak mengikuti Pelatihan Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dan Pembelajaran Mendalam yang diselenggarakan oleh Forum Komunikasi Kepala Madrasah (FK...

Siak (Kemenag) - Dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran yang humanis, bermakna, dan berpusat pada peserta didik, sejumlah guru MTsN 3 Siak mengikuti Pelatihan Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dan Pembelajaran Mendalam yang diselenggarakan oleh Forum Komunikasi Kepala Madrasah (FKKM) Kabupaten Siak. Kegiatan berlangsung selama dua hari, 28–29 November 2025, di Gedung Tengku Maharatu Siak.

Guru MTsN 3 Siak yang turut hadir dalam pelatihan ini adalah Abdullah selaku Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Fajar, Hasnah Dewati, Juhari, dan Sri Murni. Mereka tampak antusias mengikuti setiap sesi yang disampaikan narasumber, mulai dari materi dasar KBC hingga praktik strategi pembelajaran mendalam yang menuntut kreativitas dan refleksi guru.

Selama pelatihan, para peserta dibekali dengan konsep Kurikulum Berbasis Cinta yang menekankan pendekatan penuh kasih, empati, penghargaan terhadap martabat siswa, serta penguatan karakter dalam pembelajaran. Tidak hanya itu, strategi Pembelajaran Mendalam turut diberikan, mendorong guru untuk lebih fokus pada proses berpikir kritis, reflektif, dan bermakna sehingga siswa mampu memahami materi secara lebih utuh dan kontekstual.

Kegiatan berlangsung dinamis melalui diskusi kelompok, praktik langsung, simulasi mengajar, hingga sesi berbagi pengalaman. Interaksi antarguru dari berbagai madrasah membuat suasana pelatihan hidup, penuh inspirasi, dan mendorong lahirnya ide-ide baru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran.

Kepala MTsN 3 Siak, Idris, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas keikutsertaan para guru dalam kegiatan ini. Ia menilai pelatihan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kompetensi pendidik. “Kegiatan ini sangat berharga. Guru-guru kami perlu terus berinovasi, mengajar dengan hati, dan membentuk karakter siswa yang berakhlak mulia dan berdaya saing,” ujarnya.

Pendapat positif juga datang dari beberapa peserta. Juhari, menyatakan bahwa pelatihan ini membuka wawasan baru bagi guru. “Kami mendapatkan banyak strategi konkret untuk menghadirkan pembelajaran yang hangat, penuh perhatian, dan tetap menantang bagi siswa,” ungkapnya.

Sri Murni, menilai bahwa pelatihan ini sangat relevan dengan kebutuhan saat ini. “Anak-anak butuh pendekatan yang manusiawi. KBC membantu kami memahami perasaan siswa dan membangun suasana kelas yang aman dan menyenangkan,” katanya.

Sementara itu, Abdullah, selaku Waka Kurikulum, menegaskan komitmen madrasah untuk mengimplementasikan hasil pelatihan. “Kami akan mendorong guru menerapkan pembelajaran mendalam dan KBC di kelas. Ini penting agar pendidikan di MTsN 3 Siak semakin humanis, berkualitas, dan berdampak nyata bagi siswa,” tegasnya.

Melalui pelatihan ini, MTsN 3 Siak berharap semakin mampu melahirkan pembelajaran yang bermakna, menyenangkan, dan membangun karakter generasi muda Kabupaten Siak. (Abd/Hd)