Riau (Inmas)- Dalam rangka meningkatkan profesionalime dan
kinerja Penyuluh Agama Islam (PAI) baik PNS maupun Non PNS, Kasi Penyuluhan
Bidang Penaiszawa Kanwil Kemenag Riau Drs H Asril MM dan Kepala KUA Kecamatan
Tenayan Raya Nurdeni Dahri, S.Ag berikan pembinaan, Selasa (9/3/2021) di Aula KUA Tenayan Raya.
Dalam pemaparannya, Asril mengatkan, keberadaan penyuluh agama ini sangatlah dibutuhkan oleh masyarakat luas di kota Pekanbaru. Untuk itu, PAI baik itu PNS maupun non PNS harus memahami tugas pokok dan fungsinya dalam membina masyarakat.
“Para penyuluh diberikan tugas untuk melakukan pembinaan kepada masyarakat melalui TPQ dan Majelis Ta'lim di Mesjid dan Mushalla atau lembaga pendidikan Al qur'an lainnya,” tegasnya.
Asril mengatakan, selain tugas pokoknya membina masyarakat ditempat binaannya, PAI juga haru menguasai bidang zakat, wakaf, kerukunan umat beragama, keluarga sakinah, radikalisme, aliran sempalan, penyalahgunaan narkoba, produl halal dan pengentasan buta aksara al-quran.
“Hasil kerjanya setiap bulan akan disampikan kepada ke kemenag kota Pekanbaru dalam bentuk laporan bulanan yang diktahui oleh pengurus Masjid atau Mushalla tempat binaannya. Untuk itu saya berharap penyuluh agam Islam ini dapat bekerja maksimal dan profesional sesuai dengan tugas dan fungsinya masing-masing. Sehingga dalam pelaksanaan dilapangan nanti berjalan dengan sukses,” harapnya.
Sementara itu, Nurdeni Dahri menyebutkan, PAI Non PNS Kementrian Agama kota Pekanbaru yang ditempatkan di Kecamatan Tenayan Raya sebanyak 14 Orang, 5 orang PAIF dan 9 orang PAI NON PNS, penyulu tersebut yakni Yusuf Firdaus,S Sy, Nopadri, S Sos.I, Junaidi, S Ag, Aminah,S Pdi, Karyani Efendi, S Ag, Hasriyati,R.S.S.Pdi, Ahmad Arifin Lubis, S Sy dan Nurul Khoiriyah,S.Pd serta Aldianto, S.Hi. Selain Kepala itu juga hadir penyuluh fungsional Nia Dahlia,S.Ag dan Roby Afrian, ARMAINI,S Ag, Rahmat Putra serta H. Febriyedi.
Pada sesi akhir pertemuan, Kasi PAI Kanwil Kemenag Riau
menyerahkan buku pedoman penyuluhan dan foto bersama. (nadia/jun/mus)