Riau (Kemenag)- Kakanwil Kementerian Agama (Kemenag) Riau, H Muliardi, didampingi Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah, H Syahrudin, serta Ketua Tim Bina Haji, H Zulfadli, mengadakan acara pembinaan untuk Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) dan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) di Aula Kakanwil Kemenag Riau, Kamis (24/10).
Acara tersebut juga diisi dengan penandatanganan rekomendasi perubahan status biro perjalanan wisata BPW menjadi PPIU, sebagai langkah penting dalam meningkatkan profesionalisme penyelenggaraan ibadah umrah.
Muliardi menyatakan, tujuan dari pembinaan ini adalah agar PPIU dan KBIHU dapat melaksanakan tugas mereka sesuai dengan prosedur dan regulasi yang berlaku. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan bagi jemaah umrah.
“Koordinasi harus ditingkatkan, jangan sampai ada informasi- informasi yang tidak kita ketahui ataupun yang tidak diketahui oleh KBIHU dan PPIU terkait prosedur pelaksanaan layanan umrah, haji dan lainnya,” tegas Muliardi.
Kabid Penyelenggaraan Haji dan Umrah, H Syahrudin, menambahkan bahwa pembinaan ini diikuti oleh berbagai PPIU dan KBIHU, antara lain KBIHU Salsabila, PPIU Azzam Khalif Baitullah, PPIU Ajwaa Madinah Tour & Travel, PPIU Mulia Maulana Mahurai, PPIU Andalan Central Niaga, PPIU Masyhur Amanah Travel, dan PPIU Safa Marwa Travelindo.
“Dengan adanya pembinaan ini, diharapkan seluruh penyelenggara perjalanan ibadah umrah di Riau dapat memberikan pelayanan yang lebih baik dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan,” ucapnya.
Kegiatan ditutup dengan penyerahan rekomendasi dan foto bersama kepada masing- masing perwakilan KBIHU dan PPIU yang hadir. (*)
