Pelalawan (Kemenag)- SMPN 8 Kecamatan Pelalawan bekerja sama dengan Kantor urusan agama kecamatan Pelalawan menyelenggarakan kegiatan Bina Remaja Usia Sekolah (BRUS) dengan tema yang relevan untuk perkembangan remaja, Jumat (30/8/2024) di ruangpertemuan SMP 8 Pelalawan.
Acara tersebut menghadirkan dua penyuluh agama, yaitu Zubaidah Assyifa dan Marziana, yang masing-masing memberikan materi tentang prinsip-prinsip kehidupan dan bahaya pergaulan bebas.
Zubaidah Assyifa membuka sesi pertama dengan membahas pentingnya prinsip-prinsip kehidupan bagi remaja. "Kita perlu memahami dan menerapkan nilai-nilai dasar dalam kehidupan sehari-hari untuk membentuk karakter yang baik. Hal ini bertujuan untuk membekali siswa dengan landasan moral dan etika yang kuat," jelasnya.
Kemudian sesi kedua oleh Marziana, yang mengangkat tema mengenai bahaya pergaulan bebas. Marziana menguraikan risiko-risiko yang terkait dengan pergaulan bebas dan memberikan penjelasan tentang bagaimana menjauhi perilaku negatif yang dapat mempengaruhi masa depan para siswa. Materi ini diharapkan dapat memberikan wawasan kepada siswa untuk membuat keputusan yang lebih baik dalam pergaulan mereka.
Kepala SMPN 8, Ani Rahmawati, dalam sambutan pembukaannya mengampaikan apresiasi pelaksanaan kegiatan BRUS tersebut. Ani Rahmawati berharap bahwa kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi siswa dan mendorong mereka untuk lebih berhati-hati dalam bertindak serta menerapkan nilai-nilai positif dalam kehidupan sehari-hari.
Acara BRUS dihadiri oleh 74 siswa dari SMPN 8 Kecamatan Pelalawan. Para siswa tampak antusias mengikuti setiap sesi dan aktif dalam diskusi yang berlangsung. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para siswa dapat lebih memahami dan menerapkan prinsip-prinsip kehidupan yang baik serta menghindari bahaya pergaulan bebas, sehingga mereka dapat tumbuh menjadi individu yang lebih baik dan bertanggung jawab. (*)