Tembilahan (Kemenag) - Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir
(Inhil) turut serta dalam Gerakan Nasional Penanaman 1 Juta Pohon Matoa yang
digagas oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Kegiatan ini dilaksanakan
serentak secara nasional dan dibuka secara daring oleh Menteri Agama RI,
dilanjutkan dengan sambutan dari Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia
dan Kebudayaan (Menko PMK).
kegiatan ini dipusatkan di Kantor Kementerian Agama
Kabupaten Indragiri Hilir dan dihadiri oleh berbagai unsur, antara lain
Kapolres Inhil, perwakilan dari Forkopimda, Baznas, Bank BRK Syariah,
ormas-ormas keagamaan, serta tokoh masyarakat setempat.
Bupati Indragiri Hilir dalam sambutannya yang yang dibacakan
oleh Asisten III Setda Inhil H. Fajar Husein mengatakan” Bupati menyampaikan
apresiasi yang tinggi kepada Kementerian Agama atas pelaksanaan gerakan
penanaman pohon yang sangat bermanfaat ini.
“Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Indragiri Hilir, kami
menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kementerian
Agama yang telah menggagas dan melaksanakan Gerakan Penanaman 1 Juta Pohon
Matoa ini. Gerakan ini merupakan langkah nyata dalam upaya pelestarian
lingkungan dan penguatan nilai-nilai kebersamaan lintas sektor dan lintas
agama,” ujar H. Fajar Husein.
Ia juga menambahkan bahwa program ini sangat sejalan dengan
visi Kabupaten Indragiri Hilir yang peduli terhadap isu perubahan iklim dan
kelestarian alam.
“Penanaman pohon bukan hanya tentang menambah ruang hijau,
tetapi juga merupakan simbol harapan dan komitmen kita bersama untuk menjaga
bumi demi generasi mendatang. Kami berharap gerakan ini bisa terus berlanjut
dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” tutupnya.
Usai memberikan sambutan, Bupati Inhil beserta
jajaran Forkopimda dan tamu undangan lainnya beranjak menuju lokasi penanaman
pohon matoa secara simbolis. Di lokasi tersebut, Bupati Inhil mendapat
kehormatan untuk melakukan penanaman pohon matoa yang pertama, menandai
dimulainya gerakan penghijauan di tingkat kabupaten Indragiri Hilir.
Melalui gerakan ini, diharapkan sinergi antara
pemerintah pusat dan daerah serta seluruh elemen masyarakat semakin kuat dalam
membangun kesadaran kolektif terhadap pentingnya menjaga lingkungan hidup. (Ria)