Tips Khusyu Baca Al- Quran
Ringkasan:
Rokan Hulu (Humas)- Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hulu, Drs H Ahmad Supardi Hasibuan, MA bertindak selaku penceramah tausiyah ramadhan di Masjid Islamic Centre Pasir Pengarayan, Rabu (17/8). Tausiyah Ramadhan disampaikan sama dengan di Masjid lain pada umumnya, yaitu antara sholat...
Rokan Hulu (Humas)- Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hulu, Drs H Ahmad Supardi Hasibuan, MA bertindak selaku penceramah tausiyah ramadhan di Masjid Islamic Centre Pasir Pengarayan, Rabu (17/8). Tausiyah Ramadhan disampaikan sama dengan di Masjid lain pada umumnya, yaitu antara sholat Isya` dengan Sholat Tarawih. Ikut dalam jamaah adalah Bupati Rohul, Drs H Achmad MSi, Wakil Bupati Rohul, Ir H M Hafith Syukri, MM, Kajari Rohul, H. Abdul Wahab, Ketua Pengadilan Negeri, Sekda Rohul, Ir. H. Damri, para Asisten, Staf Ahli, Kepala Inspektorat/ Dinas/ Badan/ Kantor di lingkungan Pemkab Rohul, Ketua LAM dan ratusan umat islam lainnya.
Suasana Sholat Tarawih malam ini, berbeda dengan malam malam sebelumnya sebab jadwal Safari Ramadhan Pemerintah Daerah Rohul sedang kosong, karena disibukkan dengan rangkaian kegiatan peringatan HUT RI ke 66 tahun 2011. Dimana acara diawali dengan buka puasa bersama dalam rangka syukuran 66 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia. Atas dasar itu, maka suasana Sholat Tarawih lebih ramai dari biasanya.
Ahmad Supardi Hasibuan dalam tausiyahnya menerangkan betapa pentingnya Al- Qur`an dalam hidup dan kehidupan umat islam sehari hari. Al- Qur`an ujar Ahmad Supardi adalah petunjuk, pedoman, kompas dan penjelasan atas petunjuk itu bagi umat islam, sehingga umat jaya dan maju di dunia dan selamat di akhirat. Kenapa umat islam mundur, padahal umat islam pernah jaya sekitar 800 tahun ? Ini jelas Ahmad Supardi karena umat islam jauh dari Al- Qur`an.
Untuk itu, umat islam harus kembali kepada Al- Qur`an, dengan membaca, mempelajari, menghayati dan mengamalkan isi kandungan Al- Qur`an. Ahmad supardi sang Ka Kan Kemenag Rohul memberikan tiga tips agar dapat khusu` membaca, mempelajari, menghayati dan mengamalkan Al- Qur`an.
Pertama, Kaannahu tusmi`uhu min rosulillahi. Seolah olah mendengar Al- Qur`an secara langsung dari Nabi Muhammad saw, seperti yang dialami oleh para sahabat. Kedua, Kaannahu tusmi`uhu min Jibril. Seolah olah mendengar Al- Qur`an disampaikan oleh malaikat Jibril kepada kita, seperti yang dialami oleh Nabi Muhammad sendiri. Artinya, seolah olah wahyu sedang turun kepada kita. Ketiga, Kaannahu tusmi`uhu minal mutakallimi bihi. Seolah olah mendengarnya langsung dari yang berbicara dengannya, maksudnya Allah SWT. Jika ini dilakukan Insya Allah kita akan merasa lebih dekat dengan Al- Qur`an. (ash)