Pekanbaru (Kemenag)- MAN 1 Kota Pekanbaru menyelenggarakan kegiatan Training of Trainer (ToT) untuk Program Karantina Tahfiz, bertempat di lokasi karantina tahfiz Mahad Tafaqquh, Ahad (5/1/2025). Acara ini dihadiri oleh tim dari Ma’had Tafaqquh Provinsi Riau, yang dipimpin langsung oleh Pimpinan Rumah Tahfidz Ma’had Tafaqquh, Musthafa Umar.
Kegiatan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi dan pemahaman terkait Standar Operasional Prosedur (SOP), teknis pelaksanaan, dan target dari program tahfiz. Kegiatan melibatkan pihak Ma’had Tafaqquh, tim pengelola tahfiz MAN 1 Kota Pekanbaru, jajaran pimpinan madrasah, serta muhafiz dan muhafizah yang akan bertugas sebagai pengasuh selama program karantina berlangsung. Program karantina ini dijadwalkan berlangsung selama satu tahun dengan target mencetak hafiz dan hafizah 30 juz.
Selain pelatihan, kegiatan tersebut dirangkai dengan Pembukaan Program Karantina Tahfiz MAN 1 Kota Pekanbaru. Pembukaan ini turut dihadiri oleh pengurus masjid, warga sekitar, para santri, dan wali santri. Kepala Tata Usaha MAN 1 Kota Pekanbaru, yang mewakili Kepala Madrasah, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung program ini.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada tim dari Ma’had Tafaqquh Provinsi Riau, pengurus masjid, dan warga sekitar atas dukungan dan kerjasamanya. Kami menitipkan para santri MAN 1 Kota Pekanbaru dalam program ini, dengan harapan pengelola dan wali santri dapat bersinergi untuk mencapai target bersama, yaitu mencetak generasi hafiz dan hafizah 30 juz,” ujar Maida Susi.
Acara pembukaan berlangsung dengan penuh khidmat. Program Karantina Tahfiz MAN 1 Kota Pekanbaru ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam membentuk generasi penghafal Al-Qur'an yang unggul, berkarakter, dan berprestasi. (Humas MAN 1 Pekanbaru).