0 menit baca 0 %

TPA Binaan P3N KUA Kec. Bantan Gelar Festival Anak Sholeh

Ringkasan: Bantan (Kemenag) Taman Pendidikan Al Quran (TPA) dibawah binaan Pembantu Pegawai Pencatat Nikah (P3N) KUA Kec. Bantan Khaironi Kamis, 29/01/2025, menggelar Festival Anak Sholeh bertempat di halaman TPA di desa Kembung Luar.Festival Anak Sholeh tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Desa Kembung Lu...

Bantan (Kemenag) – Taman Pendidikan Al Quran (TPA) dibawah binaan Pembantu Pegawai Pencatat Nikah (P3N) KUA Kec. Bantan Khaironi Kamis, 29/01/2025, menggelar Festival Anak Sholeh bertempat di halaman TPA di desa Kembung Luar.

Festival Anak Sholeh tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Desa Kembung Luar Jamaludin dan diikuti oleh seluruh santri TPA binaan Khaironi.

Jamaludin dalam sambutannya menyampaikan pesan kepada para ustadz yang mengajarkan anak-anak TPA tersebut untuk bisa terus menanamkan akhlak mulia kepada santri untuk menjadi generasi qurani.

“Saya berpesan sebagaimana mestinya para asatidz disini dapat terus menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an kepada para santri dalam menjalani kehidupan sehari-hari untuk mencetak generasi yang memiliki adab dan budi pekerti”, ujar Jamaludin

Sementara P3N KUA Kec.Bantan Khaironi sekaligus Ketua panitia dan pelaksana kegiatan festival anak sholeh mengatakan “Orang pintar sangat banyak, tapi tidak semuanya memeiliki adab sehingga kehidupannya menjadi tidak baik. Untuk itu kami  berharap melalui Festival Anak Soleh ini dapat membawa dampak positif untuk menjadi pribadi yang sholeh dan bagi lingkungannya. 

“Tolong kawal terus perkembangan pendidikan anak TPA ini, jangan hanya dilihat dari rutinitas shalat dan baca qur’annya tapi juga harus dilihat dari pertemanannya, karena lingkungan dan teman membawa pengaruh yang besar bagi pertumbuhan anak”, harap Khaironi.

Khaironi sebagai penyelenggara kegiatan juga melaporkan bahwa festival anak sholeh ini diselenggarakan juga sebagai ajang pencarian bakat santri. Kegiatan ini diikuti oleh 69 orang santri yang berasal dari TPA binaanya. Sedangkan jenis perlombaan yang digelar mencakup 8 cabang lomba diantaranya lomba adzan, iqomah, melukis, mewarnai, kaligrafi, praktek sholat jenazah dan lainnya. Lomba mewarnai dan menggambar merupakan cabang lomba yang paling dominan diikuti oleh peserta.

"Saat ini tak ada alasan untuk sulit belajar al-Qur’an, karena di desa kita saja sudah terdapat banyak TPQ, Paud Al-Qur’an, dan lembaga lainnya, sehingga diharapkan dapat terwujud  zero buta aksara al-Qur’an di Desa Kembung Luar". pungkas Khaironi

Â