0 menit baca 0 %

Tradisi Ramah Lingkungan di Tapung Sejalan dengan Program Eco-Teologi Kementerian Agama

Ringkasan: Petapahan Tapung  ( Kemenag ) Tradisi menangkap ikan dengan cara ramah lingkungan telah lama dilestarikan oleh masyarakat Petapahan, Kecamatan Tapung. Kegiatan ini dinilai selaras dengan program eco-teologi yang sejak lama digaungkan oleh Menteri Agama Republik Indonesia.Masyarakat memanfaatkan get...

Petapahan Tapung  ( Kemenag )– Tradisi menangkap ikan dengan cara ramah lingkungan telah lama dilestarikan oleh masyarakat Petapahan, Kecamatan Tapung. Kegiatan ini dinilai selaras dengan program eco-teologi yang sejak lama digaungkan oleh Menteri Agama Republik Indonesia.

Masyarakat memanfaatkan getah dari akar pohon tuba jenis tanaman hutan yang digunakan secara tradisional untuk memudahkan penangkapan ikan di sungai saat air sedang surut. Getah tuba tidak membunuh ikan, melainkan hanya membuatnya lemah sehingga mudah ditangkap menggunakan tangguk atau tombak kecil.

Sebagai bentuk syukur dan pembuka kegiatan, Oki Penri selaku penyuluh agama didaulat memimpin doa bersama. Dalam doanya, beliau tidak hanya memohon agar masyarakat mendapatkan hasil tangkapan ikan yang melimpah, tetapi juga agar kegiatan ini mempererat silaturahmi dan menumbuhkan semangat kebersamaan di antara warga.

"Semoga dari kegiatan ini lahir keberkahan dan ukhuwah yang terus terjalin dalam kehidupan sehari-hari," ungkapnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Petapahan, tokoh adat, alim ulama, serta masyarakat dari berbagai kalangan. Kegiatan pelepasan getah tuba ini tidak hanya menjadi momen pelestarian tradisi, tetapi juga sebagai bentuk kesadaran ekologis yang diwariskan secara turun-temurun.

Salah satu tokoh adat menyampaikan bahwa kegiatan ini mengajarkan nilai-nilai kebersamaan, keadilan dalam berbagi hasil, serta penghormatan terhadap alam.

“Alam yang Allah ciptakan ini hendaknya kita jaga dan manfaatkan dengan bijak. Dari alam pula kita belajar untuk lebih dekat kepada Sang Pencipta,” tuturnya penuh makna. ( Fatmi/ Cicy )