Bengkalis (Kemenag) - Usai pelaksanaan Sumatif Akhir Semester (SAS) tahun ajaran 2024/2025, Madrasah Tsanawiyah (MTs) Nurul Jadid Pedekik mengadakan aksi gotong royong membersihkan lingkungan madrasah, Sabtu (14/12/2024).
Kegiatan gotong royong tersebut melibatkan seluruh guru, Tenaga Kependidikan (GTK) dan siswa, dengan membersihkan halaman madrasah, taman atau kebun madrasah, dan ruangan kelas.Â
Ditemui selepas kegiatan gotong royong, Kepala Madrasah, Sairozi menyampaikan "kegiatan kebersihan yang dilakukan tersebut merupakan implementasi salah satu program kerja MTs Nurul Jadid "Kegiatan ini dilaksanakan untuk melestarikan nilai budaya gotong royong sebagai warisan yang perlu dijaga, dan saat ini juga telah tertuang dalam kurikulum merdeka" ungkap Sairozi.
Menurutnya lagi "dengan bergotong royong membersihkan madrasah diharapkan dapat mempertahankan warisan budaya leluhur bangsa Indonesia bergotong royong dengan menjaga lingkungan madrasah tetap bersih dan rapi, sehingga pada saat pelaksanaan gelar karya P5 kurikulum merdeka dan pembagian raport lingkungan nyaman dan asri".
"Selain itu, aksi kebersihan yang dilakukan secara bergotong royong ini dapat meningkatkan kecintaan siswa terhadap lingkungan, dan dimana pun mereka berada serta mengingatkan bahwa pekerjaan yang berat atau banyak akan terasa ringan serta lebih cepat selesai jika dikerjakan secara bergotong royong, sesuai dengan peribahasa ringan sama dijinjing berat sama dipikul", tutup Sairozi.
Kegiatan gotong royong selalu dilaksanakan dan sudah diterapkan pada piket harian untuk guru dan siswa, hal ini merupakan wujud keseriusan menanamkan nilai karakter gotong royong pada siswa. Kegiatan gotong royong dilaksanakan dengan penuh semangat bahu membahu antara guru dan siswa sehingga lingkungan madrasah bersih, nyaman, indah dan asri.