0 menit baca 0 %

Turunkan Stunting, DPPKBP3A Gelar Pertemuan dengan FKUB Kabupaten Kampar

Ringkasan: Kampar ( Kemenag )-- Guna menekan penurunan stunting di Kampar, Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak ( DPPKBp3A ) Kab. Kampar   menggelar Pertemuan dengan  Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Tingkat Kab.

Kampar ( Kemenag )-- Guna menekan penurunan stunting di Kampar, Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak ( DPPKBp3A ) Kab. Kampar   menggelar Pertemuan dengan  Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Tingkat Kab. Kampar, Senin, 4/11/2024 yang dilaksanakan di Ruang Rapat Lantai 3 Kantor Bupati Kampar.

Kegiatan yang  dihadiri  Kadis PPKBP3A yang diwakili Kepala Bidang Keluarga Berencana Dwi  Anggraini  turut dihadiri Ketua FKUB Kab. Kampar Suhaili beserta tokoh Agama  se Kab. Kampar 

Kabid KB Dwi Anggraini dalam arahannya mengatakan bahwa Stunting masih menjadi isu kesehatan yang perlu menjadi prioritas untuk mencegah dampak jangka panjang yang dapat mengancam tumbuh kembang anak. Oleh karena itu, peran semua pihak untuk mencegahnya sangatlah penting. Tokoh agama sebagai pemimpin opininya yang besar di masyarakat, menjadi salah satu pihak yang dapat membantu melawan stunting.

“ Peran tokoh agama mempunyai dampak yang besar dalam memperjuangkan pencegahan terjadinya stunting”, Ucap Dwi

Selanjutnya ia menambahkan bahwa berbagai aktivitas dapat dilakukan oleh tokoh agama untuk meningkatkan  tentang pentingnya pencegahan stunting pada balita di antaranya melalui pengajian atau perayaan keagamaan yang dihadiri oleh jamaah agar meningkatkan kesadaran untuk mencegah stunting.

Sementara itu Ketua FKUB Kab. Kampar Suhaili menyampaikan Pencegahan stunting merupakan tanggung jawab bersama khususnya para tokoh agama yang merupakan garda terdepan bagi umatnya dalam mendukung dan mempromosikan upaya tersebut”, Ucap Suhaili

Menurutnya tokoh agama memiliki kekuatan untuk mempengaruhi pengikut mereka dan komunitas secara luas. Salah satu peran penting tokoh agama agama memberikan edukasi dan konseling tentang nutrisi, kesehatan, dan kebersihan yang tepat. Misalnya, mereka dapat menjelaskan pentingnya ASI eksklusif dan manfaat dari 1.000 hari pertama kehidupan anak.

Dijelaskannya pencegahan stunting memerlukan upaya kolaboratif dan dengan mengakui peran tokoh agama dalam upaya ini, kita dapat bekerja menuju tujuan bersama untuk mempromosikan praktik kesehatan yang baik dan kesejahteraan. “ Mari kita semua berjanji untuk bertanggung jawab dan ikut serta dalam membawa kesadaran tentang pencegahan stunting khususnya di Kabupaten Kampar, ungkap Suhaili