Meranti(Kemenag)- Rapat Koordinasi Teknis (Rakortek) Penanganan Stunting Kecamatan Tasik Putri Puyu dilaksanakan pada Selasa (13/01/2025) di Ruang Rapat Kantor Camat Tasik Putri Puyu Kabupaten Kepulauan Meranti. Rakor yang difasilitasi Pemerintah Kecamatan Tasik Puyu bekerjasama dengan PT. RAPP melalui kerjasama kemitraan Tanoto Foundation dan Yayasan Cipta tersebut dibuka oleh Camat Tasik Putri Puyu, Zainal.
Rakor tersebut dihadiri oleh Perwakilan dari Puskesmas, Pendamping PKH, Pendamping Desa, Pengurus Yayasan Cipta, Korwil Pendidikan dan Penyuluh Agama. Adapun Penyuluh yang hadir adalah Muhamad Sodikin dan Riduan.
Camat Zainal menyampaikan tujuan dilaksanakannya Rakortek tersebut yaitu untuk mereview pelaksana percepatan penurunan stunting di Kecamatan Tasik Putri Puyu.
"Kegiatan ini selain untuk membangun dan meningkatkan koordinasi komunikasi dan lintas sektor dalam Percepatan Penurunan Stunting serta merumuskan hal-hal strategis dan menampilkan praktik baik dari angka stunting terendah," jelas Zainal.
Ditambahkan Camat, hasil yang diharapkan dari Rakor yaitu untuk mereview percepatan penurunan stunting tingkat Kecamatan beserta tindak lanjutnya serta terwujudnya kesepakatan dalam membangun dan meningkatkan komunikasi sinergitas lintas sektoral guna merumuskan Strategi dan Komitmen bersama dalam percepatan penurunan Stunting, dengan menemukan pola yang baik dalam menurunkan angka Stunting di Kecamatan Tasik Putri Puyu.
"Saya juga mengucapkan terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas kerjasama yang telah terjalin, semoga semua yang telah dan akan kita laksanakan mendapat kemudahan dari Tuhan Yang Maha Esa,” tutup Zainal.
Sementara itu, Penyuluh Agama turut diminta untuk menyampaikan masukan serta memaparkan program yang telah dilaksanakan Kementerian Agama.
"Kementerian Agama sudah ikut andil dalam pencegahan Stunting sejak lama. Hal ini dibuktikan dengan kegiatan Bimbingan Calon Pengantin yang selalu diberikan kepada calon pengantin sebelum mereka melaksanakan pernikahan. Salah satu hal yang disampaikan dalam bimbingan catin adalah pentingnya memperhatikan kesehatan Reproduksi dan Asupan Gizi yang cukup bagi ibu hamil," tutur Sodiqin.
Dari pihak Puskesmas disampaikan terkait data Stunting di setiap desa yang ada di Kecamatan Tasik Putri Puyu. Juga pemaparan program yang dilaksanakan oleh puskesmas dalam menangani dan mencegah terjadinya stunting.
Setelah beberapa pemparan, rakor dilanjutkan dengan diskusi antar peserta terkait penanganan dan pencegahan stunting, baik yang sudah dilaksanakan maupun yang akan dilaksanakan pada Tahun 2025 ini.
Sebelum menutup Rakortek tersebut, camat berharap output yang diharapkan dari kegiatan rapat koordinasi ini yaitu laporan pelaksanaan aksi konvergensi percepatan penurunan stunting di Tahun 2025 ini. (S)