0 menit baca 0 %

Turut Berbelasungkawa, Jamaah Kloter BTH - 15 Serahkan Santunan Kepada Keluarga Alm. Tio Powijoyo

Ringkasan: Rokan Hilir (Kemenag) - Jamaah Haji Kloter BTH - 15 asal Kabupaten Rokan Hilir menyerahkan santunan duka cita kepada keluarga Almarhum Tio Powijoyo, Jamaah Haji Kabupaten Rokan Hilir yang meninggal dunia di Komplek RS King Faisal Ta'if pada Selasa, 10 Juni 2025 pukul 03.00 WAS yang lalu. Santunan d...

Rokan Hilir (Kemenag) - Jamaah Haji Kloter BTH - 15 asal Kabupaten Rokan Hilir menyerahkan santunan duka cita kepada keluarga Almarhum Tio Powijoyo, Jamaah Haji Kabupaten Rokan Hilir yang meninggal dunia di Komplek RS King Faisal Ta'if pada Selasa, 10 Juni 2025 pukul 03.00 WAS yang lalu. 

Santunan duka cita berupa uang tunai sebesar Rp 10.810.000,- dan SAR 235 ini diserahkan, Kamis (12/06/2025) pukul 08.00 WAS di lantai 6 tempat istri Almarhum menginap. Penyerahan dilakukan oleh Ketua Kloter BTH - 15, Temmy Maradilla kepada Istri Almarhum, Hj. Poniyem dengan disaksikan secara langsung oleh Pembimbing Ibadah, Bendahara Kloter, Petugas Haji Daerah (PHD) dan perwakilan Jamaah.

Pembimbing Ibadah Kloter BTH - 15, H. Ahmad Asyura dalam laporannya menyampaikan bahwa santunan duka cita tersebut berasal dari iuran Jamaah Kloter BTH - 15 asal Kabupaten Rokan Hilir yang dikumpulkan melalui Ketua Rombongan (Karom). 

"Mudah-mudahan dana tersebut bisa dimanfaatkan oleh keluarga Almarhum, baik di tanah suci maupun sesampainya nanti di tanah air," ucap Asyura. 

Asyura menambahkan, Pengumpulan iuran dana ini telah menjadi kesepakatan Karom bersama jamaah saat berada di tanah air  dan diperuntukkan bagi jemaah yang tertimpa musibah, baik itu kehilangan ataupun sakit maupun meninggal dunia seperti ini. 

Lebih lanjut Asyura mengungkapkan, dalam hal ini para petugas dan Karom sepakat tidak mengambil uang dari uang kas yang ada melainkan dikumpul secara langsung melalui iuran bersama. Ia mengatakan berapa banyak dana yang terkumpul maka itulah yang akan diserahkan kepada pihak yang tertimpa musibah.

"Kalau dapat banyak Alhamdulillah, kalau sedikit maka akan ditambah dengan uang kas yang ada. Namun untuk keluarga Bapak Tio ini karena jumlahnya sudah banyak, maka tidak ada diambil dari uang kas seluruhnya murni dari iuran jamaah," pungkasnya. (Humas)