0 menit baca 0 %

Turut Prihatin, Kasi Penmad Kankemenag Rohil Tinjau Kondisi Madrasah Terdampak Banjir

Ringkasan: Rokan Hilir (Kemenag) Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Penmad) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hilir, H. Muhammad Syafri Johan, bersama staf meninjau secara langsung kondisi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Rokan Hilir yang terdampak banjir akibat intensitas hujan yang tinggi dan pasang air...

Rokan Hilir (Kemenag) – Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Penmad) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hilir, H. Muhammad Syafri Johan, bersama staf meninjau secara langsung kondisi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Rokan Hilir yang terdampak banjir akibat intensitas hujan yang tinggi dan pasang air laut beberapa waktu belakangan, Rabu (09/10/2024). 

Pada kesempatan tersebut, Johan mengatakan bahwa keluarga besar Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hilir merasa turut prihatin atas peristiwa banjir yang menimpa madrasah. Selain itu Johan mengatakan kondisi seperti ini hampir setiap tahun dialami dan seringkali menggangu proses belajar mengajar, sehingga dengan terpaksa pembelajaran dialihkan secara daring. 

“Alhamdulillah air sudah mulai kondusif, namun belum dapat untuk melaksanakan proses belajar mengajar  (PBM)  Kembali normal sebagaimana biasa, dikarenakan tempat parkir dan ada jalan menuju sebagian kelas masih tergenang dan hewan melata yang mengganggu aktivitas para siswa,” ucapnya

Lebih lanjut Johan juga mengingatkan kepada Kepala Madrasah serta Pendidik dan Tenaga Kependidikan di lingkungan MAN 1 Rokan Hilir untuk menjaga dan mengamankan sarana dan prasarana madrasah dengan baik sebagai antisipasi jika banjir kembali datang. 

“Kita harus waspadai kondisi cuaca yang tidak menentu seperti sekarang ini, evakuasi terlebih dahulu sejumlah perangkat madrasah yang berharga seperti Komputer, CPU, laptop, printer dan perangkat penting lainnya ke tempat yang lebih aman," pesannya

Sementara Kepala Madrasah MAN 1 Rokan Hilir Hj. Maspura  mengucapkan terima kasih atas simpati dan kunjungan Kepala Seksi Penmad beserta staf. Maspura menuturkan meskipun kondisi banjir sudah kondusif namun masih ada beberapa fasilitas seperti parkir dan ruang kelas yang belum memungkinkan untuk digunakan pasca banjir. 

“Sebenarnya pembelajaran tatap muka akan dimulai hari Kamis, 10 Oktober 2024 besok, namun karena ada sebagian ruang kelas dan parkir yang belum memungkinkan dengan hadirnya hewan melata,  maka dari mufakat dengan Kepala Seksi Penmad, pembelajaran tatap muka kemungkinan Senin, 14 Oktober 2024 baru akan dilaksanakan, sambil meninjau kembali sehari sebelumnya," ujar Maspura mengakhiri pembicaraan. (Aminah/Humas)