Riau
(Inmas)- Sebagai upaya untuk terus
meningkatkan kualitas guru Madrasah dalam rangka menyikapi perkembangan dunia
pengetahuan, maka guru sebagai pendidik dituntut oleh perkembangan zaman untuk menyesuaikan
diri dengan mengupgrade kompetensinya agar tidak keterbelakangan.
Hal
tersebut ditegaskan Kakanwil Kemenag Riau Dr H Mahyudin MA, Sabtu sore
(20/2/2021) sebelum menutup kegiatan Bimbingan Teknis Penguatan Pembelajaran di
Masa Pandemi Melalui Evaluasi dan Pembuatan Media Pembelajaran bagi Guru MTsN 2
Pekanbaru dan KKM di Hotel Angkasa Pekanbaru.
“Peran
seorang guru dalam membina generasi penerus bangsa sangatlah strategis, melalui
tangan para pendidik ini lah bangsa Indonesia dapat menuju masa ke emasannya
dimasa mendatang. Namun demikian, guru perlu memperbaharui model atau cara
pembelajarannya, seiring perubahan cepat di era globalisasi saat ini, khususnya dimasa Pandemi Covid-19,” ucapnya
lagi.
Selain
upgrade pengetahuan, Mahyudin juga menekankan, agar dimasa Pandemi Covid-19
bagi madrasah yang menerapkan pembelajaran tatap muka hendaknya mengacu pada
ketetapan yang telah ditentukan oleh pemerintah. Termasuk mematuhi Instruksi
Menteri Agama Nomor 1 Tahun 2021 tentang Peningkatan Disiplin Penerapan Protokol
Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid 19 pada Kementerian Agama,
yaitu menerapkan 5M, memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, membatasi
mobilitas dan interaksi, dan menjauhi kerumunan pada setiap aktivitas di madrasah.
Sementara itu Kepala MTsN 2
Pekanbaru, Ghafadri S Ag M Pd I menyebutkan, Bimtek yang berlansung selama tiga
hari diikuti 45 orang peserta dari guru dan KKM MTsN 2 Pekanbaru. Kegiatan diharapkan
dapat meningkatkan kemampuan guru mengelola
Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), skill menggunakan
teknologi, dan meningkatkan kemampuan melakukan
assesmen PJJ.
“Selain
upgrade sumber
daya manusia khususya guru- guru MTsN 2 Pekanbaru dan anggota KKM, para guru juga bisa menerapkan
regulasi- regulasi terbaru, seperti ketentuan pembelajaran tatap muka, Peningkatan Disiplin Penerapan Protokol
Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid 19 dan lainnya. Sehingga kedepan, madrasah semakin hebat dan
bermartabat,” ungkapnya. (mus/bobi/faj)