Dumai (Inmas) – Kantor Kementerian
Agama Kota Dumai bersama Pemerintah Kota Dumai memfasilitasi kegiatan Manasik
Haji Tingkat Kota Dumai Tahun 1445 H/ 2024 M yang telah sukses dilaksanakan di
Gedung Sasana Mitra dan Masjid Al- Muhajirin Komplek Pertamina RU II Dumai,
yang berlangsung selama 2 hari, Sabtu s.d Minggu (04 s.d 05/05/2024) pagi.
“Kami mohon kepada Ibu Bapak
sekalian untuk jalani kegiatan manasik haji ini dengan penuh kesungguhan.
Karena banyak orang di luar sana yang belum memiliki kesempatan yang sama. Ada yang 2-3 tahun
lagi, ada yang belum tahu kapan bisa memenuhi panggilan Allah sementara umur
kita tidak ada yang tahu,” Pesan Kepala Seksi (Kasi) Penyelenggaraan Haji dan
Umrah (PHU) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Dumai Drs. H. Sudarmanto
dalam sambutannya mewakili Kepala Kantor (Kakan) Kementerian Agama (Kemenag)
Kota Dumai sekaligus menutup acara tersebut.
Sedangkan Wali Kota Dumai dalam
hal ini diwakili Kabag Kesra Pemko Dumai Wilsubandi, S.STP, M.Eng yang berpesan
agar para calon Jemaah haji Kota Dumai focus menjalani ibadah tanpa harus
memikirkan biaya tambahan domestic lainnya seperti biaya akomodasi selama di
Embarkasi pada tanggal 20 Mei mendatang.
Kepala Dinas Kesehatan turut
menghimbau kepada seluruh Jemaah yang mengonsumsi obat rutin agar membawa
perlengkapan obat-obatan yang sudah cocok selama masa ibadah haji di tanah suci
nanti.
Dihadiri oleh pemateri-pemateri
yang ahli di bidangnya, kegiatan ini berisi pembekalan mulai dari penjelasan
mengenai kebijakan Pemerintah Indonesia dan Arab Saudi tentang Ibadah Haji dan
Umrah, kebijakan terhadap Lansia, hingga penjabaran alur menjalankan Ibadah
Haji baik secara materi maupun praktek dengan melakukan tawaf serta lempar
jumrah.
248 Jemaah Haji terdiri dari 6
Rombongan yang terbagi atas 24 Regu dengan Ketua masing-masing Regu yang
bertanggung jawab atas keperluan dan kegiatan anggotanya. Selain persiapan mental,
fisik dan spiritual, kegiatan ini juga diharapkan menjadi wadah mempererat
silaturahmi antar para calon Jemaah Haji sebagai modal tumbuhnya tali
persaudaraan menuju tanah suci.
Dengan meningkatnya kualitas
ibadah, kesiapan fisik dan mental yang optimal, serta penguatan hubungan
ukhuwah islamiyah, diharapkan setiap Jemaah Haji dapat menghadapi perjalanan
suci menuju Baitullah dengan hati yang tulus dan jiwa yang bersih, Aamin.
(Arief)