Kemenag (Kuansing) Kreativitas dalam berdakwah kembali ditunjukkan oleh Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Logas Tanah Darat, Reni Ari Susanti. Kali ini, Reni memberikan penyuluhan di Majelis Taklim Fastabiqul Khairat, Desa Sungai Rambai, yang dilaksanakan di Mushola Nurul Hidayah, dengan tema “Hafalan Arti Surah Al-Fatihah.” Senin (10/11/2025).
Dalam kegiatan tersebut, Reni mengajak para jamaah untuk tidak hanya membaca, tetapi juga memahami arti dari surah Al-Fatihah agar dapat menghayati makna bacaan dalam salat. Menariknya, Reni menerapkan metode hafalan yang menyenangkan.
setiap peserta diberikan tugas untuk menghafal arti surah di rumah, dan pada pertemuan berikutnya akan diuji kembali hafalannya.
Sebagai bentuk apresiasi atas semangat jamaah, Reni menyiapkan hadiah sederhana berupa perabotan rumah tangga, seperti baskom kecil, bagi peserta yang berhasil menghafal dengan baik. Cara ini terbukti efektif menumbuhkan semangat belajar di kalangan jamaah, terutama ibu-ibu anggota majelis taklim.
Menurut Reni, pendekatan seperti ini penting agar kegiatan penyuluhan tidak terasa kaku.
“Belajar agama bisa dibuat menyenangkan, yang penting niatnya ikhlas dan tujuannya untuk menambah ilmu serta mendekatkan diri kepada Allah SWT,” ujarnya.
Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari jamaah. Mereka merasa termotivasi untuk lebih memahami isi kandungan Al-Qur’an, bukan sekadar membaca tanpa mengerti maknanya. Program seperti ini juga menjadi salah satu bentuk nyata peran penyuluh agama dalam meningkatkan literasi keagamaan di masyarakat pedesaan. (NW)