Riau (Kemenag) --- Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau Dr. H. Muliardi, M. Pd memimpin rapat secara daring, Sabtu (26/4/25). Rapat ini membahas Persiapan Pelaksanaan Haji Tahun 1446 H/ 2025 M.
Menghadirkan Bunyamin Yapid, Tenaga Ahli Menteri Agama ini menyampaikan arahannya dan pesan untuk Petugas dan Ketua Rombongan serta Ketua Regu untuk dapat bekerja sama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada jamaah.
“Untuk suksesnya penyelenggaraan ibadah haji 1446 dapat dilaksanakan dengan cara memberikan kesenangan kepada jamaahnya. Ketua regu dan ketua rombongan jangan membuat jamaahnya panik, tetapi bagaimana cara meredam dan mengatasinya, jika terdapat permasalahan jangan berkomentar di media sosial. Tapi silakan lapor kepada petugas ”.
Lebih lanjut Bunyamin mengatakan sebagaimana pesan Menteri Agama kepada Petugas, Ketua Rombongan dan Ketua Regu untuk meningkatkan ibadah sosial dalam penyelenggaraan ibadah haji ini.
“Pesan menteri Agama untuk Ibadah sosial itu diperhatikan, ketua regu dan ketua rombongan perlu membantu jemaah yang memerlukan bantuan. Sehingga jamaah merasa nyaman dan ketua rombongan dan regu mendapatkan pahala dari tugasnya”.
Sementara itu Ka. Kanwil Kemenag Riau menekankan kepada petugas baik kloter maupun Ketua Rombongan dan Ketua Regu untuk senantiasa mengingatkan jemaah dalam kebaikan.
“Saya tekankan kepada petugas dan Ketua Regu maupun Ketua Rombongan untuk senantiasa mengingatkan jemaahnya dalam kebaikan, jika terdapat kendala dalam pelaksanaan silakan lapor kepada petugas secara berjenjang, jangan di sampaikan kepada media sosial, jadikan setiap waktu yang kita miliki untuk beribadah, karena peluang yang didapat tidak lah mudah, jaga kebersamaan dan nama baik negara dan daerah”.
Kabid Penyelenggaraan Haji dan Umrah H, Defizon dalam menjawab beberapa pertanyaan mengatakan, Ketua Rombongan dan Ketua regu akan mendapatkan sagu hati dari pemerintah karena tugas yang dilaksanakannya. Jadikan tugas tambahan yang dilaksanakan menjadi ladang ibadah bagi petugas Karom dan Karu ini.
“Tugas karu dan karom menjadi tugas tambahan dan menjadi ladang ibadah bagi petugas tersebut. Hasil dari melaksanakan ibadah haji menjadikan haji yang mabrur, Insyaallah dengan membantu orang lain mabrurnya akan bertambah”.
Hadir dalam rapat ini Ka. Kanwil Kemenag Riau, Kabid Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Kepala Kemenag dan Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kabupaten/Kota, Petugas Kloter, Petugas Haji Daerah, Ketua Rombongan dan Ketua Regu.