Untuk Penyegaran, Kemenag Rohil Kukuhkan 2 Kepala Madrasah
Ringkasan:
Rokan Hilir (Humas)- Dalam rangka melakukan penyegaran dalam lingkungan pendidikan berbasis agama sekaligus pembenahan manajemen madrasah di Rokan Hilir (Rohil), Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Rohil Drs H Agustiar, pekan lalu mengukuhkan dua kepala madrasah di Rohil, yaitu Madrasah Ibtidaiyah (M...
Rokan Hilir (Humas)- Dalam rangka melakukan penyegaran dalam lingkungan pendidikan berbasis agama sekaligus pembenahan manajemen madrasah di Rokan Hilir (Rohil), Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Rohil Drs H Agustiar, pekan lalu mengukuhkan dua kepala madrasah di Rohil, yaitu Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) Hubbul Wathan Kecamatan Romba Melintang.
Renu Irnawati S PdI dikukuhkan sebagai kepala MI Hubbul Wathan dengan jabatan sebelumnya sebagai guru di madrsah tersebut. Selanjutnya, kepala MTs Hubbul Wathan yaitu Sya`adun S Pdi yang sebelumnya menjabat sebagai guru di salah satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Rohil. Acara yang berlangsung di Aula Kemenag Rohil dihadiri oleh Kasubag TU Kemenag Rohil dan Kepala Madrasa yang ada di Kabupaten tersebut.
Terhadap pengukuhan sekaligus mutasi Kapala Madrasah yang lama, Agustiar mengatakan, merupakan dinamika dalam perjalanan karir seseorang, apalagi sebagai PNS. Mutasi atau promosi tersebut dalam rangka penyegaran, peningkatan kinerja, prestasi PNS sekaligus untuk membangkitkan kembali motivasi kerja pada hari-hari kerja.
"Tidak ada yang istimewa dalam mutasi dan promosi kali ini karena kegiatan mutasi dan promosi merupakan hal yang lumrah dan biasa sesuai dengan aturan dan ketentuan yang berlaku. Mutasi dan promosi ditentukan bagi pegawai yang memenuhi standar dan kriteria serta prestasi tertentu, sehingga dianggap layak atau tepat untuk menempatai sebuah kedudukan," jelas Agustiar.
Ia menambahkan, jabatan merupakan amanah dan tanggung jawab yang wajib dipelihara dan dilaksanakan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Dimana, tidak semua orang mendapat kesempatan untuk memegang sebuah jabatan. Untuk itu, Kepala madrasah yang baru saja dilantik hendaknya dapat menjalankan amanat tersebut dengan berusaha meningkatkan kinerja dan loyalitas terhadap sekolah.
"Ini adalah langkah awal untuk penyegaran dan peningkatan pengelolaan madrasah-madrasah, khususnya di Rohil. Dengan harapan dunia pendidikan di Rohil dapat lebih maju dengan menghasilkan anak didik yang handal, mandiri dan agamis," harapnya. (msd)