0 menit baca 0 %

Upacara Hardiknas Kabupaten Siak di Pusatkan Di Depan Istana Siak

Ringkasan: Siak (Humas). Puncak Peringatan Hari Pendidikan Nasional di Kabupaten Siak di pusatkan di Lapangan Tugu Istana Siak Asserayah Hasyimiyah Siak Kelurahan Kampung Dalam Kecamatan Siak, didukung cuaca yang cerah Upacara Hari Pendidikan Nasional dihadiri Bupati Siak Drs.
Siak (Humas). Puncak Peringatan Hari Pendidikan Nasional di Kabupaten Siak di pusatkan di Lapangan Tugu Istana Siak Asserayah Hasyimiyah Siak Kelurahan Kampung Dalam Kecamatan Siak, didukung cuaca yang cerah Upacara Hari Pendidikan Nasional dihadiri Bupati Siak Drs. H. Syamsuar, Msi, Wakil Bupati Siak, Drs. Alfedri, Msi, Kapolres Siak AKBP Sugeng Putut Wicaksono, Kejari Siak yang diwakili, Kasubbag TU Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak Drs. H. Nursya,Kepala Pengadilan Negeri Siak, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Siak Kadri Afis, Mpd, pejabat di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Siak serta Tokoh Pendidikan Kabupaten Siak. Bertindak selaku Inspektur Upacara dalam Peringatan Hari Pendidikan Nasional adalah Wakil Bupati Siak Drs. Alfedri, Msi. Wakil Bupati Siak membacakan amanat Menteri Pendidikan Nasional dan Kebudayaan diantaranya ada beberapa poin penting yakni atas nama Pemerintah ingin menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh insan pendidikan, pemerintah daerah, organisasi yang bergerak di dunia pendidikan dan pemangku kepentingan lain atas segala ikhtiar, kepedulian dan perhatian yang diberikan dalam menumbuhkembangkan dunia pendidikan. Kita berdoa agar para tokoh dan pejuang pendidikan yang telah mendahului kita memperoleh tempat yang layak disisi-Nya dan kita semua yang saat ini memperoleh amanah untuk mengelola pendidikan diberi kekuatan, kecerdasan, dan kesabaran dalam mempersiapkan generasi masa depan yang lebih baik. Dalam kesempatan ini, saya ingin menyampaikan ucapan ”Selamat Hari Pendidikan Nasional, tanggal 2 Mei 2013”. Semoga segala ikhtiar kita untuk memajukan dunia pendidikan menjadi semakin berkualitas dan akses pendidikan bagi rakyat Indonesia secara keseluruhan semakin terbuka dan dapat segera terwujud. Atas nama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, perkenankan saya menyampaikan permohonan maaf setulus-tulusnya atas persoalan penyelenggaraan Ujian Nasional Tingkat SMA sederajat tahun pelajaran2012/2013. Hal ini harus kita jadikan sebagai pelajaran yang sangat berharga dalam memberikan layanan pendidikan kepada masyarakat. Dalam kesempatan ini pula saya ingin mengajak kepada semua pencinta dunia pendidikan untuk bersama-sama membuka posko anti drop out (DO) atau anti putus sekolah pada awal tahun pelajaran nanti. Kita ingin memastikan agar anak-anak kita dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, terutama dari jenjang pendidikan dasar ke menengah. Sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pendidikan, insya Allah mulai tahun pelajaran 2013/2014 akan diterapkan Kurikulum 2013 untuk jenjang pendidikan dasar dan menengah secara bertahap dan terbatas. Bertahap, berarti kurikulum tidak diterapkan di semua kelas di setiap jenjang, tetapi hanya di kelas 1 (satu) dan kelas 4 (empat) untuk jenjang SD, dan kelas 7 (tujuh) untuk SMP, serta kelas 10 (sepuluh) untuk SMA dan SMK. Terbatas diartikan bahwa jumlah sekolah yang melaksanakannya disesuaikan dengan tingkat kesiapan sekolah. Kurikulum 2013 ini dirancang untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi pengetahuan, keterampilan, dan sikap secara utuh. Hal ini penting dalam rangka antisipasi kebutuhan kompetensi abad 21 dan menyiapkan generasi emas 2045. Demikian amanat Menteri Pendidikan yang dibacakan oleh Wakil Bupati Siak selaku Inspektur Upacara Selanjutnya Bupati Siak beserta unsur Muspida menyerahkan Piala dan piagam penghargaan kepada Kapolsek Peduli Pendidikan, Murid Berprestasi, Guru Berprestasi dan Sekolah Peduli Lingkungan yang salah satunya diterima MTsN Sungai Apit sebagai Juara Pertama Sekolah Bersih dan Sehat tingkat SLTP/MTs.(AAA)