0 menit baca 0 %

Upacara Senin Pagi di MAN 1 Kepulauan Meranti: Pembina Ingatkan Bahaya Melanggar Aturan dalam Perspektif Al-Qur an

Ringkasan: Meranti(Kemenag)- Suasana khidmat menyelimuti halaman MAN 1 Kepulauan Meranti pada Senin (25/8/2025) saat seluruh civitas akademika madrasah mengikuti upacara bendera rutin Senin pagi. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda penting yang tidak hanya menanamkan kedisiplinan, tetapi juga sarana pembina...

Meranti(Kemenag)- Suasana khidmat menyelimuti halaman MAN 1 Kepulauan Meranti pada Senin (25/8/2025) saat seluruh civitas akademika madrasah mengikuti upacara bendera rutin Senin pagi. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda penting yang tidak hanya menanamkan kedisiplinan, tetapi juga sarana pembinaan karakter bagi para siswa.

Upacara kali ini dipandu oleh kelas XII Abbasary sebagai pelaksana kegiatan, dengan susunan acara berjalan tertib dan lancar. Sebagai pembina upacara, hadir Heriyanto, Wakil Kepala Bidang Humas MAN 1 Kepulauan Meranti. Dalam amanatnya, beliau mengangkat tema penting bertajuk Bahaya Melanggar Aturan dalam Perspektif Al-Qur an.

Dalam penyampaian amanat, Heriyanto mengingatkan seluruh siswa bahwa setiap aturan, baik aturan sekolah maupun ketentuan agama, dibuat bukan untuk membatasi kebebasan, melainkan untuk menjaga kebaikan dan ketertiban. Heriyanto membuka dengan mengutip kisah Fir aun yang diabadikan dalam Surah Yunus ayat 92, tentang bagaimana seorang raja yang angkuh dan selalu melanggar aturan akhirnya mendapat azab dari Allah SWT.

Fir aun adalah contoh nyata bagaimana kesombongan dan pembangkangan terhadap aturan Allah berakhir dengan kehinaan. Ayat ini menjadi peringatan bagi kita semua agar jangan sekali-kali meremehkan aturan, sekecil apa pun itu, tegasnya.

Heriyanto juga menekankan pentingnya menanamkan sikap taat aturan sejak dini. Menurutnya, siswa yang disiplin dan patuh akan tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter, berakhlak, serta mampu menghadapi tantangan kehidupan. Ia berharap nilai-nilai kedisiplinan yang ditanamkan di madrasah dapat menjadi bekal berharga bagi seluruh peserta didik.

Seluruh peserta upacara, mulai dari guru, tenaga kependidikan, hingga siswa, terlihat mendengarkan dengan penuh perhatian. Banyak siswa yang merasa pesan tersebut sangat relevan dengan kehidupan sehari-hari di madrasah, terutama dalam hal menaati tata tertib sekolah.

Kepala MAN 1 Kepulauan Meranti, Nuryaninsih dalam kesempatan terpisah menyampaikan apresiasi kepada pembina dan pelaksana kegiatan. Menurutnya, upacara Senin pagi bukan hanya menjadi rutinitas seremonial, tetapi juga media efektif untuk menanamkan nilai disiplin, cinta tanah air, serta pemahaman keagamaan yang kuat.

Dengan tema yang sarat makna tersebut, diharapkan seluruh civitas akademika MAN 1 Kepulauan Meranti semakin menyadari pentingnya menaati aturan, baik aturan Allah maupun tata tertib sekolah. Taat aturan adalah kunci kesuksesan. Dari madrasah inilah kita belajar menjadi pribadi yang bertanggung jawab dan siap menghadapi masa depan, tutupnya. (Ian)