0 menit baca 0 %

Upaya Bentuk Keluarga Yang Berkualitas, KUA Kec. Rengat Gelar Bimwin Pra Nikah Bagi Catin (Bimwin Mandiri Angkatan XIII)

Ringkasan: Indragiri Hulu, (Inmas). Selasa 14 Mei 2024. Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Rengat melaksanakan pelayanan Bimbingan Perkawinan Pra Nikah Bagi Calon Pengantin (Bimwin Mandiri Angkatan XIII Tahun 2024) terhadap 3 (tiga) pasang catin. Narasumber terdiri dari Penghulu Ahli Madya/Kepala KUA, Amrizal...

Indragiri Hulu, (Inmas). Selasa 14 Mei 2024. Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Rengat melaksanakan pelayanan Bimbingan Perkawinan Pra Nikah Bagi Calon Pengantin (Bimwin Mandiri Angkatan XIII Tahun 2024) terhadap 3 (tiga) pasang catin. Narasumber terdiri dari Penghulu Ahli Madya/Kepala KUA, Amrizal, S.Ag., M.H; Penghulu Ahli Madya, H. Said Masnur, MA; dan Penyuluh Agama Islam Terampil, Sri Hastuti, A.Ma. Materi terdiri dari: Perkenalan, Pengutaraan Harapan, Kontrak Belajar, dan Mempersiapkan Keluarga Sakinah). 

Bimbingan Perkawinan Calon Pengantin (Bimwin Catin) merupakan upaya Kementerian Agama untuk membentuk keluarga yang berkualitas. Untuk meraih keluarga berkualitas memerlukan usaha yang sungguh-sungguh dari calon pengantin agar mereka mempunyai pengetahuan dan keterampilan dalam membangun keluarga sakinah dan mengelola dinamika keluarga, sehingga terbentuk ketahanan keluarga yang tidak mudah rapuh disebabkan minimnya pengetahuan dan keterampilan calon pengantin. Terkait dengan hal tersebut, upaya Kementerian Agama diwujudkan dalam bimbingan perkawinan bagi calon pengantin yang diampu oleh fasilitator pada KUA yang dituntut memiliki kompetensi, baik sikap, pengetahuan maupun keterampilan untuk keberhasilan dalam fasilitator bimbingan. Sesuai dengan Surat Edaran Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, SE Nomor 2 Tahun 2024 tentang Bimbingan Perkawinan Bagi Calon Pengantin. calon pengantin laki-laki dan calon pengantin perempuan wajib mengikuti bimbingan perkawinan yang diselenggarakan oleh Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan, dimana pelaksanaannya dapat dilaksanakan dengan menggunakan metode klasikal, mandiri, atau virtual serta mengacu Keputusan Dirjen Bimas Islam Nomor 189 Tahun 2021 Tentang Petunjuk Pelaksanaan Bimbingan Perkawinan Bagi Calon Pengantin.(tulang)