0 menit baca 0 %

Upaya Kurangi Sampah, Kepala MAN 1 Kuansing Lakukan Koordinasi dengan Pihak Kantin

Ringkasan: Kuansing, (Kemenag) Dalam rangka mendukung gerakan madrasah peduli lingkungan, Kepala MAN 1 Kuantan Singingi (Kuansing), Elfarida, melakukan koordinasi langsung dengan pihak kantin terkait pengelolaan sampah dan penggunaan kemasan ramah lingkungan, Jum at (29/8).Koordinasi ini merupakan bagian dari...


Kuansing, (Kemenag) – Dalam rangka mendukung gerakan madrasah peduli lingkungan, Kepala MAN 1 Kuantan Singingi (Kuansing), Elfarida, melakukan koordinasi langsung dengan pihak kantin terkait pengelolaan sampah dan penggunaan kemasan ramah lingkungan, Jum’at (29/8).

Koordinasi ini merupakan bagian dari program "Madrasah Minim Sampah" yang mulai diterapkan di MAN 1 Kuansing sejak awal semester ganjil tahun ajaran 2025/2026.

Dalam pertemuan yang berlangsung di ruang kepala madrasah, Elfarida menegaskan pentingnya peran kantin sebagai salah satu sumber utama sampah di lingkungan madrasah.

“Kami ingin memastikan bahwa pihak kantin juga punya komitmen terhadap upaya pengurangan sampah, terutama sampah styrofoam, plastik sekali pakai. Kita bisa mulai dari hal kecil, seperti mengganti kantong plastik dengan kemasan kertas atau mendorong siswa membawa wadah sendiri,” ujarnya.

Pihak kantin merespons positif ajakan tersebut. Dalam kesempatan itu, pengelola kantin menyampaikan kesiapan untuk mulai beralih ke bahan ramah lingkungan secara bertahap, serta mendukung kampanye pengurangan sampah melalui poster dan edukasi kepada pembeli.

Langkah konkret yang segera diterapkan antara lain:

Tidak lagi menyediakan sedotan plastik sekali pakai.

Mengurangi penggunaan plastik untuk pembungkus makanan.

Menyediakan tempat sampah terpilah di area kantin.

Program ini juga akan melibatkan OSIM dan siswa pecinta lingkungan dalam memantau pelaksanaannya serta mengedukasi warga madrasah tentang pentingnya menjaga kebersihan dan lingkungan.

Dengan kolaborasi yang baik antara pihak madrasah, kantin, dan siswa, MAN 1 Kuansing berharap dapat menjadi contoh madrasah yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga peduli terhadap kelestarian lingkungan. (LZ)