Meranti(Kemenag)- Usai terlaksananya pelantikan pengurus IPARI (Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia) Kabupaten Kepulauan Meranti Masa Bakti 2024-2028, maka dilaksanakanlah pembinaan bagi para penyuluh agama tersebut, Senin(5/8/2024).
Bertempat di Aula Kantor Kemenag Kepulauan Meranti, kegiatan ini Mengangkat tema Perkuat Organisasi Profesi IPARI Dengan Konsolidasi dan Kolaborasi Mewujudkan Program Keumatan Yang Bermanfaat dan Moderat dalam Beragama.
Kegiatan ini diikuti sebanyak 30 orang pengurus IPARI yang terdiri dari 29 orang Penyuluh Agama Islam dan satu orang Penyuluh Agama Buddha.
Ida Herida yang merupakan pejabat fungsional Penggerak Swadaya Masyarakat pada Bidang Penerangan Agama Islam, Zakat dan Wakaf Kanwil Kemenag Provinsi Riau berkesempatan menjadi pemateri pada agenda pembinaan tersebut.
Pada kesempatannya, Ida menjelaskan bahwa IPARI lahir sebagai wadah untuk seluruh Penyuluh Agama dalam berinteraksi, bekerja sama untuk melahirkan sebuah pemikiran serta langkah positif dalam pembinaan keumatan.
"Dengan kepengurusan yang telah dilantik ini, Penyuluh Agama Kepulauan Meranti diharapkan dapat meningkatkan kinerja, kualifikasi, kompetensi serta segera membuat program kerja Tahunan yang dijadikan sebagai acuan untuk mecapai tujuan yang diharapkan", tutur Ida.
Ida juga berharap Penyuluh dapat menciptakan suasana yang sejuk, aman dan damai yang diselimuti oleh paham Moderasi Beragama.
Muhammad Rizki selaku ketua umum IPARI Kepulauan Meranti menjelaskan bahwa terlaksananya pembinaan ini salah satunya bertujuan untuk membangun semangat kepengurusan dalam menjalankan tugas dan fungsinya melayani umat. (In)