0 menit baca 0 %

Usia Senja Semangat 45

Ringkasan: Kuansing (Kemenag) Semangat tak mengenal usia. Itulah yang tampak dalam kegiatan bimbingan penyuluhan Islam yang dilaksanakan oleh Ibu Nurdahlenni Harahap, S.Ag di Desa Lubuk Ramo. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemberantasan buta aksara Al-Qur an yang menyasar kalangan lanjut usia.Sebanya...

Kuansing (Kemenag)– Semangat tak mengenal usia. Itulah yang tampak dalam kegiatan bimbingan penyuluhan Islam yang dilaksanakan oleh Ibu Nurdahlenni Harahap, S.Ag di Desa Lubuk Ramo. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemberantasan buta aksara Al-Qur’an yang menyasar kalangan lanjut usia.

Sebanyak 10 orang lansia dengan penuh semangat mengikuti bimbingan membaca Al-Qur’an yang digelar di salah satu rumah ibadah di desa tersebut. Meskipun usia mereka tak lagi muda, semangat belajar dan cinta terhadap Al-Qur’an tetap menyala.

“Kegiatan ini menjadi bukti bahwa tidak ada kata terlambat untuk belajar membaca Al-Qur’an,” ungkap Ibu Nurdahlenni Harahap.

Dengan suasana yang penuh kekeluargaan, para peserta tampak antusias dan tekun mengikuti setiap arahan. Harapannya, melalui bimbingan ini, para lansia tidak hanya mampu membaca Al-Qur’an, tetapi juga semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Kegiatan ini mendapat apresiasi dari masyarakat setempat sebagai langkah nyata dalam membangun masyarakat yang Qur’ani, dimulai dari semangat para lansia yang patut menjadi teladan bagi generasi muda.(RP)