0 menit baca 0 %

Ustadz Ali Asran : Lima Kunci Menjalin hubungan Silaturrahmi

Ringkasan: Siak (Inmas) - Hidup diperantauan harus banyak kawan dan saudara, satu musuh terlalu banyak seribu kawan terlalu sedikit. Di kampung kito basudaro dirantau awak badunsanak begitulah kata pak Sahrial dalam sambutannya dalam perwiritan KTKS ( Keluarga Tojoh Koto Saiyo) yang dilangsungkan di Rumah pak...

Siak (Inmas) - Hidup diperantauan harus banyak kawan dan saudara, satu musuh terlalu banyak seribu kawan terlalu sedikit. Di kampung kito basudaro dirantau awak badunsanak begitulah kata pak Sahrial dalam sambutannya dalam perwiritan KTKS ( Keluarga Tojoh Koto Saiyo) yang dilangsungkan di Rumah pak  Yudi JL. Utama gang pulai indah II KM 08 Jum'at 22 Januari 2021. perwiritan ini dikukan sekali dua pekan mengingat banyaknya anggota KTKS diperawang, perwiritan ini juga ajang mengenal rumah Dunsanak dan alamat nya jika ada suka dan duka agar mudah dideteksi keberadaannya.

Ustadz Ali Asran sebagai penyuluh Agama Islam kecamatan Tualang yang sengaja diundang untuk mengisi tausiyah pada wirid ini menyampaikan pentingnya menjalin hubungan silaturrahim sesama muslim apalagi kita yang satu kampung dan suku tentu punya nilai lebih yaitu memahami adat istiadat sendiri sehingga akan lebih mudah memahami situasi kondisi saudara nya. Dalam siraman Rohani nya ustadz Ali Asran menyampaikan agar hubungan sanak saudara terjalin dengan baik dan kokoh kuncinya ada lima sebagaimana mana dalam hadits riwayat Imam Muslim :

1).Membalikkan salam, 2).Menjenguk orang sakit, 3).Mengikuti jenazah / orang mati, 4).Memenuhi undangan jika diundang, dan 5).Mendoakan orang bersin. Inilah yang harus kita pahami dan Amalkan agar kekompakan kesatuan KTKS ini maju dan sukses.setelah selesai acara tausiyah acara di lanjutkan dengan tanya jawab dan Ditutup dengan do'a. Dipenghujung acara ternyata ustadz Ali Asran disambangi salah seorang ibu-ibu KTKS yaitu Bundo Kandung KTKS beliau meminta agar besoknya saya juga memberikan tausiyah kepada ibu-ibu bundo kandung dengan senang hati Ustadz Ali Asran sebagai penyuluh Agama Islam kecamatan Tualang menyanggupinya dengan mengatakan in sya Allah. Dan Alhamdulillah akhirnya seperti pepatah mengatakan sekali mendayung sampan dua tiga pulau terlampaui ustadz Ali mengahairi pembicaraannya. (AA)