0 menit baca 0 %

Ustadz Ramlan Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Nurul Huda Pambang Baru

Ringkasan: Bengkalis (Kemenag) - Peringatan Maulid Nabi Muhammad ? di Desa Pambang Baru kembali menghadirkan Ustadz Ramlan sebagai penceramah. Acara yang berlangsung di Masjid Nurul Huda pada Ahad siang, mulai pukul 13.00 hingga 15.15 WIB itu berjalan dengan penuh kebersamaan dan semangat keagamaan.

Bengkalis (Kemenag) - Peringatan Maulid Nabi Muhammad ? di Desa Pambang Baru kembali menghadirkan Ustadz Ramlan sebagai penceramah. Acara yang berlangsung di Masjid Nurul Huda pada Ahad siang, mulai pukul 13.00 hingga 15.15 WIB itu berjalan dengan penuh kebersamaan dan semangat keagamaan. Kehadiran jama’ah dari berbagai lapisan masyarakat membuat suasana semakin khidmat dan bermakna.

Dalam sambutannya, Sekretaris Desa Pambang Baru mengajak seluruh jama’ah untuk senantiasa melaksanakan Peringatan Hari Besar Islam (PHBI). Menurutnya, kegiatan seperti Maulid Nabi merupakan tradisi yang sudah diwariskan sejak dahulu dan perlu dijaga agar terus berlanjut. “Melestarikan tradisi baik ini akan menghindarkan kita dari hal-hal yang tidak diinginkan sekaligus memperkuat ikatan kebersamaan umat,” ungkapnya.

Ustadz Ramlan membuka tausiah dengan pantun penuh makna: “Kacang bukan sembarang kacang, kacang dibeli di toko Yong Dolah. Datang bukan sembarang datang, datang menyampaikan kisah Rasulullah.” Pantun tersebut disambut hangat oleh jama’ah sebagai pembuka yang mencairkan suasana sebelum masuk pada inti ceramah.

Dalam ceramahnya, Ustadz Ramlan menekankan pentingnya berbakti kepada kedua orang tua. Beliau mengingatkan, ridha Allah ? sangat bergantung pada ridha kedua orang tua, sehingga keberkahan hidup seorang anak tidak akan tercapai tanpa mengutamakan penghormatan dan baktinya. Pesan ini menjadi pengingat bagi para jama’ah, khususnya generasi muda, agar tidak pernah melupakan jasa dan doa orang tua.

Kegiatan Peringatan Maulid Nabi Muhammad ? di Desa Pambang Baru ini bukan hanya menjadi ajang memperingati kelahiran Rasulullah, tetapi juga sarana memperkuat keimanan, meneladani akhlak beliau, serta mengokohkan nilai-nilai keluarga dan tradisi Islam yang mulia. Dengan penuh kebersamaan, jama’ah berharap momentum ini membawa keberkahan bagi masyarakat Pambang Baru dan sekitarnya. (Eg)