0 menit baca 0 %

Ustadzah Aisyah Bimbing Tahfidz Al-Qur'an Puteri MTs N 4 kuantan Singingi

Ringkasan: Kuansing ( inmas ) Kegiatan tahfidz Al-Qur'an adalah aktivitas menghafal Al-Qur'an, mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Ekstrakulikuler tahfidz Al-Qur'an sendiri yang  adalah kegiatan suatu program khusus yang diselenggarakan sekolah dalam menghafal Al-Qur'an, ujar Doriani, S.Pd.

Kuansing ( inmas ) Kegiatan tahfidz Al-Qur'an adalah aktivitas menghafal Al-Qur'an, mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Ekstrakulikuler tahfidz Al-Qur'an sendiri yang  adalah kegiatan suatu program khusus yang diselenggarakan sekolah dalam menghafal Al-Qur'an, ujar Doriani, S.Pd. selaku kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri 4 Kuantan Singingi. 

Kegiatan Tahfidzul Qur'an khusus putri diajarkan atau dibimbing oleh seorang qori lulusan pondok pesantren  Al-Islah Sungai Pagar Kecamatan Kampar Kiri Hilir Kabupaten Kampar. Yang bernama Aisyah, tempat tinggal Muara Lembu Kecamatan Singingi Kabupaten Kuansing. Dalam program untuk usia
17-23 tahun yang diselenggarakan oleh pihak pesantren. Demikian disampaikan oleh Doriani kepada inmas Kantor Kemenag Kuansing. Senin ( 14/12/2020 )

Dalam kegiatan ada 3 metode Tahfidzul Qur'an yang diajarkan:
1. Sabak
2. Sabki 
3. Manzil

Doriani menjelaskan bahwa mereka ada 2 group : 

1. Group 1 hari senin rabu jadwal hafalan setoran baru nya Dan dihari selasa kamis jadwal menyetorkan hafalan Lama nya (manzil).

2. Group 2 selasa kamis hafalan baru dan senin rabu hafalan Lama nya.

Untuk media nya ada VC, VN dengan telefon. Dihari jum'at, sabtu dan ahad itu waktu buat mereka murojaah hafalan mereka. Setiap tiga bulan sekali diadakan ujian, diberi waktu 1 Minggu untuk persiapan ujian pada akhir bulan oktober jadi bulan November di minggu pertama  telah dilaksanakan ujian tahfidz termasuk dalam tahsinnya cara mereka baca dan untuk teori tajwid nya juga telah ujiankan.

Karena pandemi covid 19 ujian dilakukan secara daring yaitu VC  untuk ujian tahfidz yang tiga  kali sebulan untuk menyambung ayat Dan ujian tajwid kemarin secara lisan juga. 

Sementara untuk ujian akhir  disetorkan semua hafalan mereka secara langsung tatap muka tetapi tetap mematuhi protokol kesehatan yang dianjurkan dan dibagi beberapa kelompok serta kedatangan mereka disesuaikan dengan jadwal yang telah ditetapkan. Agar tetap menjaga jarak dan tidak berkerumunan. Fungkas Doriani. ( Dri/Dk )