Bantan (Kemenag) - Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Bantan
Ustadzah Mardiana, menyampaikan tausiah tentang pentingnya “Iman, Islam, dan
Ihsan dalam kehidupan sehari-hari” pada kegiatan wirid Majelis Taklim yang
berlangsung Jumat, (31/10/2025) pada pukul 14.00 WIB di rumah Ketua Dusun 3, Desa Bantan Tengah.
Acara tersebut dihadiri oleh seluruh anggota Majelis Taklim dan
berjalan dengan penuh antusias dan khidmat. Dalam tausiahnya, Ustdazah Mardiana
menjelaskan bahwa tiga pokok ajaran Islam yakni Iman, Islam, dan Ihsan merupakan
satu kesatuan yang tak dapat dipisahkan dalam membentuk pribadi muslim yang
sempurna.
Ia menjelaskan bahwa Iman adalah keyakinan dalam hati, Islam
adalah pengamalan lahir melalui ibadah dan ketaatan kepada Allah SWT, sedangkan
Ihsan adalah keikhlasan dan kesungguhan dalam beribadah, seolah-olah melihat
Allah SWT.
“Jika ketiga hal ini dipahami dan diamalkan dengan baik,
maka seorang muslim akan memiliki keseimbangan antara keyakinan, amal, dan
akhlak,” ujar Mardiana.
Dalam kesempatan itu, Beliau mengutip sabda Rasulullah SAW
dari Hadis Jibril yang artinya “Engkau beribadah kepada Allah seakan-akan
engkau melihat-Nya. Jika engkau tidak melihat-Nya, maka sesungguhnya Dia
melihatmu.” (HR. Muslim)
Selain itu, ia juga mengingatkan jemaah tentang pentingnya
memperkuat iman sebagaimana firman Allah SWT dalam QS. Al-Hujurat ayat 14: “...Dan
jika kamu taat kepada Allah dan Rasul-Nya, Dia tidak akan mengurangi sedikit
pun amalmu; sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”
Di akhir tausiah, Ustadzah Mardiana mengajak seluruh jemaah
untuk terus memperbaiki diri dengan memperbanyak amal saleh, memperkuat ukhuwah
Islamiyah, dan menjadi teladan dalam masyarakat.
Kegiatan wirid ditutup dengan doa bersama dan harapan agar
Majelis Taklim Dusun 3 senantiasa menjadi tempat pembinaan iman dan akhlak bagi
kaum ibu serta masyarakat sekitar.