0 menit baca 0 %

Ustadzah Marziana Sampaikan 3B sebagai Kunci Keteguhan Iman Istri

Ringkasan: Pelalawan Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pelalawan kembali hadir dalam kegiatan pembinaan masyarakat melalui pengajian rutin. Kali ini, pembinaan dilakukan dalam rangkaian Pengajian Rutin Bulanan Permata Miftahul Hidayah Desa Sering yang diselenggarakan pada Kamis 11/09/202...

Pelalawan — Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pelalawan kembali hadir dalam kegiatan pembinaan masyarakat melalui pengajian rutin. Kali ini, pembinaan dilakukan dalam rangkaian Pengajian Rutin Bulanan Permata Miftahul Hidayah Desa Sering yang diselenggarakan pada Kamis 11/09/2025 di Masjid Nurul Ikhlas Desa Sering, Kecamatan Pelalawan, mulai pukul 13.30 WIB. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda keagamaan yang secara konsisten digelar setiap bulan sebagai upaya memperkuat keimanan, meningkatkan pemahaman agama, sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga.

Pengajian bulanan tersebut mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Hadir dalam kegiatan antara lain Ketua PKK Desa Sering Ibu Jusmira, perangkat desa, pengurus Masjid Nurul Ikhlas, staf KUA Kecamatan Pelalawan, serta pengurus dan anggota kelompok perwiridan se-Desa Sering. Tidak ketinggalan, para remaja masjid juga turut hadir, sehingga suasana masjid semakin semarak oleh jamaah yang antusias mengikuti jalannya acara.

Kegiatan diawali dengan pembukaan yang dipandu panitia, dilanjutkan dengan sambutan-sambutan. Ketua PKK Desa Sering, Jusmira, S.Pd, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan pengajian ini. Menurutnya, pengajian bulanan tidak hanya menjadi wadah untuk menambah ilmu, tetapi juga sarana mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat. Ia berharap kegiatan ini terus berlanjut dan memberi manfaat besar, terutama bagi kaum ibu dalam membina keluarga. Setelah itu, ketua Permata Desa Sering, Rila juga menyampaikan pentingnya pengajian sebagai forum pembelajaran yang membekali ibu-ibu dengan wawasan keagamaan dan keterampilan parenting.

Pada sesi inti, Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Pelalawan, Ustadzah Marziana, menyampaikan materi dengan tema Keteguhan Iman Istri dalam Menghadapi Ujian Rumah Tangga. Beliau menjelaskan bahwa ujian merupakan bagian tak terpisahkan dari kehidupan rumah tangga. Setiap keluarga pasti diuji, baik dalam bentuk kecil maupun besar, dan setiap pasangan memiliki cara berbeda dalam menghadapinya.

Untuk menghadapi ujian rumah tangga, menurut Ustadzah Marziana, seorang istri harus memiliki tiga senjata utama yang ia sebut sebagai 3B, yakni Berdoa, Bersabar, dan Berikhtiar. “Ketiga hal ini menjadi kunci utama agar seorang istri tetap kuat dan istiqamah dalam menjalani perannya. Berdoa mendekatkan kita kepada Allah, bersabar menjaga hati agar tetap tenang, dan berikhtiar menunjukkan usaha nyata untuk memperbaiki keadaan,” ungkapnya di hadapan jamaah.

Lebih lanjut ia menambahkan, rumah tangga diibaratkan sebagai sebuah kapal. Suami berperan sebagai nakhoda yang mengarahkan jalannya bahtera, sementara istri adalah tiang yang menjadi penopang kekuatan. “Apabila tiang itu kokoh dan kuat, maka insyaallah rumah tangga akan tetap berdiri meskipun diterpa berbagai badai kehidupan,” tegasnya.

Acara kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh pengurus Masjid Nurul Ikhlas. Doa dipanjatkan dengan penuh harap agar seluruh jamaah diberi kekuatan iman, keberkahan ilmu, serta keteguhan hati dalam membina rumah tangga yang diridai Allah SWT. Melalui pengajian rutin bulanan ini, diharapkan masyarakat, khususnya kaum ibu di Desa Sering, semakin memiliki bekal keilmuan dan keimanan dalam menjalani kehidupan rumah tangga. Dengan keteguhan iman, kebersamaan, serta semangat saling mendukung, keluarga muslim dapat menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah sesuai tuntunan ajaran Islam.(dbs)