0 menit baca 0 %

Ustazah Dahniar Sumarni Jadi Juri Lomba Tahfidz Qur an Pentas PAI SMP Se-Kecamatan Bengkalis

Ringkasan: Bengkalis (Kemenag) Ustazah Dahniar Sumarni, S.Pd.I., Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Bengkalis, dipercaya menjadi salah satu dewan juri pada cabang lomba Tahfidz Qur an dalam kegiatan Pentas Pendidikan Agama Islam (PAI) tingkat SMP se-Kecamatan Bengkalis.

Bengkalis (Kemenag) Ustazah Dahniar Sumarni, S.Pd.I., Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Bengkalis, dipercaya menjadi salah satu dewan juri pada cabang lomba Tahfidz Qur an dalam kegiatan Pentas Pendidikan Agama Islam (PAI) tingkat SMP se-Kecamatan Bengkalis. Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu, (17 /09/2025), sejak pukul 08.00 hingga 17.00 WIB di Aula Kantor Camat Bengkalis.

Lomba Tahfidz Qur an ini dibagi dalam dua kategori, yakni untuk SMP berbasis pesantren dengan hafalan satu juz (juz 30), dan SMP umum dengan hafalan setengah juz, dimulai dari surah Ad-Dhuha hingga An-Nas. Total peserta yang ambil bagian dalam perlombaan ini mencapai 40 orang siswa, mewakili sekolah masing-masing dengan semangat dan kepercayaan diri.

Menurut Ketua MGMP PAI se-Kecamatan Bengkalis, Bapak Syaiful, S.Pd.I.,  penyelenggaraan lomba Tahfidz ini bukan hanya ajang kompetisi semata, melainkan sebagai sarana untuk menggali potensi siswa di bidang keagamaan. Kami berharap siswa tidak hanya berprestasi di bidang akademik, tetapi juga di bidang non-akademik, khususnya dalam memperdalam Al-Qur an, ujarnya.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ruang silaturahmi bagi para guru PAI se-Kecamatan Bengkalis. Dengan adanya pertemuan dalam suasana penuh keakraban, diharapkan tercipta hubungan yang lebih erat antar pendidik, sehingga sinergi dalam meningkatkan mutu pendidikan agama di sekolah dapat lebih optimal.

Ustazah Dahniar Sumarni menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Menurutnya, perlombaan Tahfidz Qur an di tingkat SMP merupakan langkah positif untuk menumbuhkan generasi Qur ani sejak usia remaja. Ia juga mengajak seluruh peserta untuk menjadikan momentum ini sebagai motivasi dalam meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur an, baik dalam hafalan maupun pengamalan sehari-hari. (Eg)