0 menit baca 0 %

Usth. Murniati sampaikan taushiyah Isra Mi'raj di arisan bulanan DWP Kemenag Rohil

Ringkasan: Rokan Hilir (inmas)- Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hilir gelar acara Arisan  dan silaturahmi bersama  di aula Kantor Kemenag Rohil lantai 2, Jumat (5/3).Rutinitas Arisan DWP Kankemenag Kab. Rohil selain menjadi pusat kegiatan dan pertemuan para anggota DWP...

Rokan Hilir (inmas)- Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hilir gelar acara Arisan  dan silaturahmi bersama  di aula Kantor Kemenag Rohil lantai 2, Jumat (5/3).

Rutinitas Arisan DWP Kankemenag Kab. Rohil selain menjadi pusat kegiatan dan pertemuan para anggota DWP kemenag Rohil, kegiatan ini bisa menjadi ajang silaturahmi dan temu kangen  diantara mereka yang hadir. Karena diantara anggota yang hadir, selain pegawai Kemenag itu sendiri, juga ada anggota yang  berasal dari istri pegawai Kantor Kemenag.

Untuk kegiatan arisan kali ini agak berbeda dengan pelaksanaan arisan sebelumnya, dimana  selain agenda utama pengocokan arisan, kegiatan bulanan ini juga diisi dengan  ceramah agama yang dibawahkan langsung oleh salah seorang anggota DWP, yakni staf Penyelenggara Zakat Wakaf Ustadzah Murniati. Ceramah agama ini sengaja dimasukkan kedalam kegiatan rutin kali ini karena bertepatan dengan bulan Rajab 1442 H. Taushiyah yang disampaikan tentunya seputar peristiwa Isra dan Mi’raj Nabi Muhammad SAW.

Inti dari tausyiah yang disampaikan adalah, dengan peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW agar umat Islam dapat mensyukuri nikmat Allah SWT. Nikmat Allah SWT ada dua yakni nikmat Fitri langsung dari Allah SWT seperti nikmat sehat, kehidupan dan nikmat ikhtiari yakni nikmat dengan usaha manusia seperti usaha yang dilakukan.

Dalam menjalankan ibadah shalat akan menghasilkan 4 buah kebaikan, tawadhu artinya rendah hati atau tidak sombong. Jadi, tawadhu adalah ketundukan kepada kebenaran dan menerimanya dari siapa pun datangnya, baik dalam keadaan suka maupun tidak suka. Qanaah adalah suatu sikap yang rela menerima dan selalu merasa cukup dengan hasil yang sudah diusahakan serta menjauhkan diri dari rasa tidak puas juga perasaan kurang.

Seseorang bisa disebut bersifat qonaah apabila memiliki pendirian dengan apa yang telah diperoleh atau bersyukur atas yang ada pada dirinya karena semua adalah kehendak Allah. Sakinah dalam bahasa Arab memiliki arti kedamaian, tenang, tentram, dan amal sholeh.

<!--StartFragment--> <!--EndFragment-->

Selanjutnya Usth. Murniati juga menjelaskan, untuk menjaga kesehatan maka umat Islam harus mencontoh Nabi Muhammad SAW seperti rajin shalat subuh, tidak mudah marah, dan tawakal kepada Allah SWT. (Nsh)