0 menit baca 0 %

Utusan Riau Raih Peringkat I Nasional Cabang Hafalan Al Quran 10 JUZ Pada MHQH Ke - 13

Ringkasan: Riau (inmas) - Kementerian Agama bekerja sama dengan Kedutaan Besar Arab Saudi menggelar Musabaqah Hafalan Al-Quran dan Hadits (MHQH) Amir Sultan bin Abdul Aziz Alu Su'ud Tingkat Nasional ke-13. Kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap tahun ini dibuka Duta Besar Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia E...

Riau (inmas) - Kementerian Agama bekerja sama dengan Kedutaan Besar Arab Saudi menggelar Musabaqah Hafalan Al-Quran dan Hadits (MHQH) Amir Sultan bin Abdul Aziz Alu Su'ud Tingkat Nasional ke-13. Kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap tahun ini dibuka Duta Besar Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia Essam Abid Althagafi pada Senin (22/3/2021) di Jakarta.

Provinsi Riau melalui Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) nya mengirimkan utusan untuk mengikuti kegiatan tersebut. Kegiatan yang merupakan ajang bergengsi bagi penghafal Qur’an tingkat Nasional tersebut diikuti oleh Bayu Wibisono Damanik peserta Hafalan Al Qur’an 10 Juz Putra.

Dengan protokol kesehatan yang ketat, dan berlangsung selama empat hari, mulai 22 s/d 25 Maret 2021, sebanyak 250 Hafiz dan Hafizah dari 34 provinsi di Indonesia mengikuti lima cabang perlombaan MHQH. Adapun cabang yang dilombakan terdiri atas hafalan 30 juz, 20 juz, 15 juz, dan 10 juz untuk putra dan putri. Sedangkan hafalan hadits hanya untuk putra dengan menghafal Kitab Hadits Umdatul Ahkam. 

Bersama 40 penghafal Al-Qur'an lainnya, Utusan Prov. Riau memperoleh peringkat I Hafalan Al Quran 10 Juz Putra dengan nilai Sempurna /100 disusul Uli Satria dari Aceh dengan Nilai 98 dan Ali Hamzah Al-Fansuri utusan Prov. Kepulauan Riau dengan nilai 97,83.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau Dr. H. Mahyudin, MA mengatakan dengan ikutnya Provinsi Riau pada pelaksanaan MHQH ini, sebagai salah satu upaya bersama untuk mendorong dan menggairahkan pendidikan Al-Qur'an dan Hadis di Provinsi Riau.

“ikutnya Riau pada ajang MHQH tingkat Nasional kerjasama Kemenag dengan Arab Saudi merupakan salah satu upaya kita dalam mendorong dan menggairahkan pendidikan Al Quran dan Hadits di Prov.Riau, sehingga dengan begitu kita bisa melahirkan lebih banyak penghafal Al-Qur'an dan Hadis di masa mendatang. Minat generasi  muda Islam di tanah air dalam ilmu-ilmu Al-Qur’an dan Hadis harus terus dikembangkan, tidak boleh pudar dari masa ke masa”.

Terakhir, Ka. Kanwil mengucapkan selamat kepada peserta utusan MHQH Provinsi Riau dengan prestasi yang di raih, semoga dengan prestasi tersebut dapat memotifasi gairah pendidikan Al Quran untuk lebih baik di Prov. Riau. (ana/imus/anto)