0 menit baca 0 %

Uzlah 40 Hari MAN IC Siak Ditutup, Staf Ahli Bupati Siak: Siswa Harus Jadi Agen Perubahan

Ringkasan: Siak (Kemenag) - Setelah berlangsung selama 40 hari penuh, kegiatan Masa Uzlah Siswa MAN Insan Cendekia (IC) Siak resmi ditutup pada Sabtu (23/08/2025). Acara penutupan ini dihadiri oleh Susilawati, Staf Ahli Bupati Siak Bidang Kemasyarakatan dan SDM.

Siak (Kemenag) - Setelah berlangsung selama 40 hari penuh, kegiatan Masa Uzlah Siswa MAN Insan Cendekia (IC) Siak resmi ditutup pada Sabtu (23/08/2025). Acara penutupan ini dihadiri oleh Susilawati, Staf Ahli Bupati Siak Bidang Kemasyarakatan dan SDM. Masa uzlah yang diikuti oleh siswa-siswi angkatan XI ini bertujuan untuk melatih kemandirian, kedisiplinan, serta menumbuhkan jiwa kepedulian sosial. Selama 40 hari, para siswa ditempa dengan berbagai kegiatan pembinaan spiritual, akademik, dan pembiasaan hidup mandiri.

Dalam sambutannya, Susilawati menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada madrasah atas pelaksanaan kegiatan ini. “Uzlah adalah wadah yang sangat baik untuk membentuk pribadi yang tangguh, berakhlak, serta mampu berdiri di atas kaki sendiri. Saya yakin siswa MAN IC Siak akan menjadi generasi unggul dan berkarakter,” ujarnya.

Kepala MAN IC Siak, Cholid menegaskan bahwa uzlah bukan hanya kegiatan rutinitas, tetapi sebuah proses pembentukan karakter. “Kami berharap nilai-nilai kemandirian, disiplin, dan kebersamaan yang ditanamkan selama 40 hari ini dapat terus menjadi bekal hidup siswa di masa depan. Mereka akan tumbuh menjadi agen perubahan dalam pembangunan, sekaligus menjunjung tinggi nilai Islami rahmatan lil ‘alamin,” ungkapnya.

Penutupan uzlah ditandai dengan penampilan kreatif siswa, doa bersama, serta prosesi simbolis sebagai tanda berakhirnya rangkaian kegiatan. Suasana haru sekaligus penuh kehangatan mewarnai momen tersebut.

Kegiatan uzlah telah menjadi ciri khas pembinaan di MAN IC Siak, sebagai wujud komitmen madrasah dalam mencetak generasi yang berilmu, mandiri, dan berakhlak mulia, serta siap berkontribusi bagi masyarakat dan pembangunan bangsa. (MAN IC Siak/Hd)