0 menit baca 0 %

Vaksin Meningitis Tetap Diberikan ke JCH

Ringkasan: Pekanbaru, 24/5 (Humas)- Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Riau akan tetap memberikan vaksin menginitis kepada calon jemaah haji (JCH). Karena itu, diharapkan kepada calon jemaah haji nanti jangan terlalu mempermasalahkannya. Soalnya vaksin dikaji oleh Majelis Agama.
Pekanbaru, 24/5 (Humas)- Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Riau akan tetap memberikan vaksin menginitis kepada calon jemaah haji (JCH). Karena itu, diharapkan kepada calon jemaah haji nanti jangan terlalu mempermasalahkannya. Soalnya vaksin dikaji oleh Majelis Agama. Hal ini tidak benar, karena sampai saat ini apa yang disebut-sebutkan adanya vaksin mengandung unsur babi seperti Malaysia mendapatkan vaksin dari hewan-hewan lain dan mengandung unsur babi itu tidak benar, jelas Kakanwil Kemenag Riau H Asyari Nur diruang kernya belum lama ini. Dikayatakan Asyari Nur, vaksin yang dipakai masih alam. Sampai saat ini pihaknya belum menemukan vaksin lainnya. Tapi vaksin yang dibicarakan itu bukanlah langsung dari jenis komponen babi, melainkan saringan-saringan yang berapa lapis. Sehingga baru menjadi vaksin murni. Asyari menjelaskan vaksin merupakan suatu persyaratan untuk mendapatkan visa menuju Arab Saudi. Kalau di vaksin, maka Arab Saudi tidak bisa memberikan visa dan secara otomatis juga tidak bisa naik haji. Jadi ini bukan peraturan Indonesia, tapi juga peraturan di Arab Saudi. Kelau memang jamaah tidak mau divaksin, seharusnya kita tunggu saja fatwa MUI, karena itulah yang akan menjadi patokan bagi kita, jelas Asyari. (js/mr)