0 menit baca 0 %

Verifikator Program Inkubasi Wakaf Produktif dan Kota Wakaf, Ditjen Bimas Islam Kemenag RI Kunjungi BWI Perwakilan Kabupaten Siak

Ringkasan: Siak (Kemenag) Dalam rangka pelaksanaan Program Inkubasi Wakaf Produktif dan Kota Wakaf, pasca dilakukannya verifikasi administrasi yang dilakukan oleh Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) Bersama Tim Project Management Unit (PMU), Kamis, (04/07/2...

Siak (Kemenag) โ€“ Dalam rangka pelaksanaan Program Inkubasi Wakaf Produktif dan Kota Wakaf, pasca dilakukannya verifikasi administrasi yang dilakukan oleh Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) Bersama Tim Project Management Unit (PMU), Kamis, (04/07/2024), Badan Wakaf Indonesia (BWI) Perwakilan Kabupaten Siak menerima kunjungan, Arfarizan selaku PIC (Person in Charge) dari Direktorat Jenderal Bimas Islam Kemenag RI yang akan melaksanakan Verifikasi Faktual.

Hadir menyambut dan mendampingi dalam verifikasi ini Tim gabungan persiapan penunjukan Kota Wakaf yang tediri dari; H. Sobri dari Penaiszawa Kanwil Kemenag Provinsi Riau, Kepala Kankemenag Siak, H. Erizon Efendi, Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kankemenag Siak,H. Wandi Utama yang juga Sekretaris BWI Perwakilan Kabupaten Siak dan Yessy Septrimadona selaku pengurus BWI Perwakilan Kabupaten Siak.

Dalam kegiatan yang dimulai dengan penyambutan oleh Tim di Kantor Kemenag Kabupaten Siak. Selanjutnya, Arfarizan bersama Tim persiapan Kota Wakaf menuju Kantor BWI Perwakilan Kabupaten Siak dan turun ke lapangan meninjau Pondok Pesantren Darul Hadits Sultan Yahya yang merupakan Pesantren penerima manfaat wakaf dan ruko hasil program wakaf Rp.1000/hari yang telah berjalan dan akan mendapat bantuan pemberdayaan program IKWP (Inkubasi Wakaf Produktif) dari Direktorat Zakat dan Wakaf Kemenag RI.

H. Erizon Efendi selaku Kepala Kankemenag Siak menyampaikan bahwa tim gabungan persiapan Kota Wakaf dengan penuh komitmen siap dan sanggup jika nantinya dinyatakan terpilih sebagai Kota Wakaf dan Inkubasi Wakaf Produktif. Beliau Bersama tim akan terus membangun komunikasi dan menyiapkan segala persiapan yang dibutuhkan guna tercapainya Siak sebagai Kota Wakaf dan Inkubasi Wakaf Produktif di Indonesia.

Arfarizan selaku PIC dari Tim Verifikasi Program Inkubasi Wakaf Produktif dan Kota Wakaf Ditjen Bimas Islam Kemenag RI menerangkan bahwa dengan memaksimalkan Wakaf maka akan meningkatkan kemandirian ekonomi umat sehingga tidak bergantung dari sumbangan. Oleh sebab itu ia melihat Siak berpotensi sebagai salah satu projek pilot pengembangan Kota Wakaf dan Inkubasi Wakaf Produktif di Indonesia dengan syarat semua instrumentnya harus dipenuhi sesuai ketentuan. โ€œIntinya Tiga poin utama Kota Wakaf yaitu Literasi, Pengelolaan, dan Pengamanan semuanya harus ada,โ€ paparnya. (Hd/FZ)