0 menit baca 0 %

Via Virtual Zoom, Kemenag Kabupaten Kuantan Singingi Ikuti Kick Off Meeting Reformasi Birokrasi Kementerian Agama

Ringkasan: Kuansing (Kemenag) - Bertempat di Aula PLHUT Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi H. Suhelmon, bersama Kepala Sub Bagian Tata Usaha H. Bakhtiar Shaleh, Para Kepala Seksi, Penyelenggara, Kepala KUA serta Kepala Madrasah Negeri...

Kuansing (Kemenag) - Bertempat di Aula PLHUT Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi H. Suhelmon, bersama Kepala Sub Bagian Tata Usaha H. Bakhtiar Shaleh, Para Kepala Seksi, Penyelenggara, Kepala KUA serta Kepala Madrasah Negeri se-Kabupaten Kuantan Singingi turut serta mengikuti Kick Off Meeting Reformasi Birokrasi Kementerian Agama yang digelar secara virtual melalui zoom meeting pada Senin (26/05/2025).

Pertemuan yang dihadiri langsung oleh Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar dan Wakil Menteri Agama Dr. Romo H.R. Muhammad Syafi’i serta Menteri PAN RB Rini Widyantini ini mengangkat tema “Menciptakan Praktik Beragama Berdampak untuk Mewujudkan Birokrasi yang Kolaboratif, Kapabel dan Berintegritas.” Dalam sambutannya, Menag Nasaruddin mengumumkan gerakan OY - OK - OW yang bermakna One Year, One Kanwil, One WBK. “Diharapkan setiap tahunnya dari setiap Kanwil Kementerian Agama minimalnya dalam setahun ada satu Satuan Kerja yang memperoleh predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK),” ucapnya. 

Menag Nasaruddin kembali mengingatkan Delapan program prioritas Kemenag, meliputi: (1) Meningkatkan Kerukunan dan Cinta Kemanusiaan; (2) Penguatan Ekoteologi; (3) Layanan Keagamaan Berdampak; (4) Mewujudkan Pendidikan Unggul, Ramah, dan Terintegrasi; (5) Pemberdayaan Pesantren; (6) Pemberdayaan Ekonomi Umat; (7) Sukses Haji; dan (8) Digitalisasi Tata Kelola.

Selanjutnya Menteri PANRB dalam sambutannya menyampaikan arahan Presiden RI terkait Reformasi Birokrasi, yakni: 1. Responsivitas Birokrasi 2. Reformasi Pelayanan Publik 3. Pelayanan Berbasis Teknologi 4. Efektivitas Alokasi Anggaran 5. Pengelolaan ASN 6. Pemberantasan Korupsi dan Kebocoran Anggaran 7. Percepatan Implementasi Kebijakan 8. Penguatan Koordinasi Antar lembaga. “Birokrasi adalah jalan kita melayani umat,” jelas Rini Widyantini.

Kick Off Meeting ini menindaklanjuti Rapat Koordinasi Kebijakan Reformasi Birokrasi 2025 - 2029 dan Pengumuman Hasil Evaluasi Pelaksanaan Reformasi Birokrasi yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi pada tanggal 30 April 2025.

Suhelmon beserta tim Kemenag Kabupaten Kuantan Singingi menyambut baik arahan dan gagasan Menag RI. Beliau berharap, melalui kick off meeting ini, sinergi dan kolaborasi yang kuat antar unit kerja Kemenag, khususnya di Kabupaten Kuantan Singingi dapat semakin meningkat. Dengan begitu, Reformasi Birokrasi Kementerian Agama 2025-2029 dapat terlaksana secara optimal.

Kegiatan ini juga menjadi momentum refleksi bagi Kemenag Kabupaten Kuantan Singingi dalam menjalankan amanah pelayanan publik, khususnya di bidang keagamaan dan pendidikan. Semangat kebersamaan serta komitmen untuk mendekatkan nilai-nilai agama kepada masyarakat diharapkan terus tumbuh dan memberi dampak positif, sejalan dengan pesan Menag RI yang menempatkan kedamaian dan kemanusiaan sebagai landasan utama.

Pada zoom meeting ini juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman antara Kementerian Agama dengan 4 Kementerian/Lembaga. Yakni antara Menteri Lingkungan Hidup dengan Kementerian Agama, Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN dengan Kementerian Agama, Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dengan Kementerian Agama, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Indonesia dengan Menteri Agama.(Gs)