0 menit baca 0 %

Visitasi Akreditasi MTs Al Azhar Dorong Peningkatan Mutu Pendidikan

Ringkasan: Indragiri Hulu (Kemenag) Senin (15/9/2025), MTs Al Azhar Pematang Reba, Kecamatan Rengat Barat, menerima kunjungan Tim Asesor Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Dasar dan Menengah (BAN-PDM) Provinsi Riau dalam rangka visitasi akreditasi. Kegiatan ini turut didampingi langsung oleh Pimpinan Pondok...

Indragiri Hulu (Kemenag) โ€“ Senin (15/9/2025), MTs Al Azhar Pematang Reba, Kecamatan Rengat Barat, menerima kunjungan Tim Asesor Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Dasar dan Menengah (BAN-PDM) Provinsi Riau dalam rangka visitasi akreditasi. Kegiatan ini turut didampingi langsung oleh Pimpinan Pondok Pesantren Al Azhar, Muhammad Ihsan, yang juga menjabat sebagai Kasi Bimas Islam Kankemenag Kabupaten Indragiri Hulu, bersama Pengawas Madrasah, Mariam.

Akreditasi ini menjadi langkah penting bagi MTs Al Azhar dalam memastikan mutu layanan pendidikan tetap terjaga sesuai standar nasional. Muhammad Ihsan menegaskan bahwa akreditasi bukan sekadar penilaian administratif, tetapi sarana untuk mengukur kualitas sekolah secara menyeluruh. โ€œMelalui akreditasi, kita berharap MTs Al Azhar semakin dipercaya masyarakat sebagai lembaga pendidikan yang mampu mencetak generasi unggul, berkarakter, dan berdaya saing,โ€ ungkapnya.

Selain memberikan legitimasi formal, hasil akreditasi diharapkan mampu meningkatkan motivasi guru dan tenaga kependidikan dalam mengembangkan inovasi pembelajaran. Dampak langsung juga akan dirasakan masyarakat, khususnya orang tua, yang memperoleh jaminan bahwa anak-anak mereka belajar di lembaga pendidikan yang berkualitas.

Pengawas Madrasah, Mariam, menambahkan bahwa pendampingan ini juga bentuk sinergi antara madrasah, pengawas, dan Kemenag dalam memastikan keberlanjutan mutu pendidikan. โ€œKami ingin akreditasi ini tidak hanya menjadi penilaian sesaat, tapi titik tolak perbaikan berkelanjutan bagi madrasah,โ€ ujarnya.

Dengan adanya visitasi ini, MTs Al Azhar diharapkan semakin siap menghadapi tantangan pendidikan ke depan, sekaligus memperkuat perannya sebagai lembaga yang mendidik santri tidak hanya dalam ilmu agama, tetapi juga keterampilan hidup yang relevan dengan perkembangan zaman.

(Reski)