0 menit baca 0 %

Wabup Resmikan Masjid Raya dan Buka MTQ Tambang

Ringkasan: Kampar (Humas)- Masjid merupakan simbol kebanggaan dan kejayaan umat Islam. Kebanggaan tersebut harus dijadikan modal untuk membangun akhlak dan moral serta merubah dan meningkatkan pola pikir. Sementara pelaksanaan MTQ merupakan usaha untuk mencari bibit-bibit handal yang akan mengumandangkan dan m...
Kampar (Humas)- Masjid merupakan simbol kebanggaan dan kejayaan umat Islam. Kebanggaan tersebut harus dijadikan modal untuk membangun akhlak dan moral serta merubah dan meningkatkan pola pikir. Sementara pelaksanaan MTQ merupakan usaha untuk mencari bibit-bibit handal yang akan mengumandangkan dan mengajarkan al-Qur’an di tengah masyarakat sehingga nilai-nilai luhur al-Qur’an betul-betul bisa tertanam dan dijadikan pedoman hidup. Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Bupati Kampar H. Ibrahim Ali SH, saat meresmikan Masjid Raya Tambang sekaligus membuka MTQ Kecamatan Tambang di Masjid Raya Tambang di Sungai Pinang, Rabu (11/4). Ibrahim mengatakan “Kemegahan masjid ini harus diikuti dengan semangat dalam beribadah. Mari kita ramaikan masjid dengan penuh semangat, gaungkan ayat-ayat suci Alquran agar hidup kita menjadi tenteram dan damai serta tingkatkan sholat berjamaah karena dapat mempersatukan umat dalam menunaikan ibadah kepada Allah SWT”. Sementara dalam sambutannya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar, Drs H. Farius MA, mengatakan, Masjid adalah pusat ibadah dan kegiatan sosial umat Islam. Masjid juga merupakan simbol pemersatu umat. Maka kembali ke masjid merupakan suatu keharusan demi terciptanya umat yang maju di bumi serambi Mekkah. Karena masjid adalah simbol persatuan umat, maka masjid adalah milik bersama dan setiap orang berkewajiban untuk mengimarahkan masjid. Salah satu ciri orang yang beriman adalah dia mau mengimarahkan masjid. Fairus juga mengharapkan bahwa di masa yang akan datang, keberadaan Masjid Besar atau Masjid Raya Kecamatan harus menjadi masjid percontohan, masjid paripurna yang dilengkapi dengan kelengkapan berbagai fasilitas, seperti Pustaka Masjid, BMT, TPQ/TPSQ, BKMT dan lain sebagainya. Berkaitan dengan pelaksanaan MTQ Fairus mengatakan bahwa pemahaman dan pengamalan al-Qur’an merupakan tujuan terpenting dari pelaksanaan MTQ, oleh karena itu ia mengharapkan agar dalam pelaksanaan MTQ tidak terjadi hal-hal yang bertentangan dengan isi kandungan al-Qur’an. Panitia pelaksana, Khairul Sabri, S.Ag, yang juga merupakan Kepala KUA Kec. Tambang mengatakan, MTQ Tambang digelar dari 11-13 April 2012 dengan memperebutkan tropi bergilir Camat Tambang dan bertujuan untuk membina bibit daerah yang akan diikutsertakan pada MTQ tingkat kabupaten. Cabang yang diperlombakan, yakni Tilawah Alquran dengan 4 golongan, yaitu golongan Tartil Al-Quran, tilawah anak-anak, tilawah remaja dan tilawah dewasa. Kemudian Cabang Hifzh Al-Quran golongan 1 juz dan tilawah. Peserta berjumlah 130 orang yang berasal dari 17 desa yang ada di Kecamatan Tambang. (syamsuatir)