Kampar(Inmas)- Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar yang diwakili Kepala Sub. Bagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar H. Fuadi Ahmad, SH,. M.AB yang didampingi Staf Seksi Madrasah H. Masnur, M.Sy dan Usman, S.Ag, menyerahkan Bantuan secara simbolis kepada 23 KKG, bertempat di Aula Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar, Selasa, 19/10/21
Hadir pada kegiatan tersebut, Kepala Madrasah dan Guru- Guru penerima Bantuan Kelompok Kerja Guru
Staf Penmad. H. Masnur dalam laoprannya menyampaikan Total Kelompok Kerja ( Pokja ) yang berhasil divalidasi dan disetujui oleh Admin Kemenag Kampar berjumlah 49 Kelompok Kerja yang terdiri dari KKG, MGMP, dan KKRA yang berhasil lolos tahap 1 berdasarkan Kep. Dirjen Pendis Nomor 4203 Tahun 2021 sebanyak 11 Pokja dan Tahap II berdasarkan Kep. Dirjen Pendis Nomor 4713 Tahun 2021 sebanyak 12 Kelompok Kerja jadi total keseluruhan yang mendapat bantuan sebanyak 23 Kelompok Kerja yang terdiri dari : 1. Kelompok Kerja Madrasah (KKM) Tk. MTs sebanyak 2 KKM 2. Kelompok Kerja Madrasah (KKM) Tk. MA sebanyak 2 KKM, 3. Kelompok Kerja Madrasah( KKM ) Tk. MI sebanyak 1 KKM.Adapun bantuan yang diterima sebesar Rp. 30.000.000,-
Adapun untuk Kelompok Kerja ( KKG) Tk. MI sebanyak 1 KKG dana yang diterima sebesar Rp. 15.000.000,00, sementara untuk MGMP Tk. MTs sebanyak 14 MGMP, Tk. MA sebanyak 3 MGMP masing-masing MGMP menerima bantuan sebesar Rp. 30.000.000,-
Untuk Program Pengembangan Keprofesian berkelanjutan juga dilaksanakan penjaringan Fasilitator daerah. Alhamdulilah Kantor Kemenag Kampar berhasil Lolos sebanyak 12 orang yang terdiri dari: 1. Tk. MI sebanyak 5 orang yang akan membina kelompok Kerja Guru ( KKG), 2. Tk. MTs Sebanyak 5 orang yang akan membina MGMP Tk. MTs. 3. Tk. MA sebanyak 2 orang yang akan membina MGMP Tk. MA. ungkap Masnur.
Dalam mengakhiri laporannya masnur menyampaikan semoga madrasah kita akan terus terbina dan akan menjadi madrasah hebat bermatabat. ungkapnya .
Sementara Ka. Kankemenag menyampaikan himbauan kepada para penerima bantuan untuk memanfaatkan dana bantuan tersebut dalam rangka meningkatkan kapasitas dan profesionalisme guru dalam rangka melakukan proses pembelajaran di Madrasah.
Lebih lanjut Fuadi menghimbau kepada guru madrasah agar selalu menyelaraskan pengetahuan profesinya dengan dunia digital, dan melakukan pembinaan bagi guru-guru yang belum mampu mengaplikasikannya di dunia pendidikan. ungkapnya ( Ags/Ftm)