0 menit baca 0 %

Wanita Penghuni Surga, Tema Pembinaan Mental dan Rohani Kantor Urusan Agama Kuantan Mudik Hari Ini

Ringkasan: Kemenag (Kuansing) Dalam rangka meningkatkan keimanan dan ketakwaan, sekaligus memperkuat semangat pengabdian kepada umat, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kuantan Mudik menggelar kegiatan Pembinaan Mental dan Rohani Pegawai. Acara berlangsung khidmat dengan suasana penuh kekeluargaan.

Kemenag (Kuansing)– Dalam rangka meningkatkan keimanan dan ketakwaan, sekaligus memperkuat semangat pengabdian kepada umat, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kuantan Mudik menggelar kegiatan Pembinaan Mental dan Rohani Pegawai. Acara berlangsung khidmat dengan suasana penuh kekeluargaan. (21/08/25)

Susunan acara dipandu oleh MC Dian Bastian, S.M, diawali dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an oleh Riska Pratama, S.Sos, dilanjutkan tausiyah agama oleh Rini Kurniati, S.Pd.I, doa bersama yang dipimpin oleh Deli Asran, S.Ag, dan ditutup dengan arahan langsung dari Kepala KUA Kuantan Mudik, Arisman Arianto, S.Sos.I.

Dalam tausiyahnya, Rini Kurniati, S.Pd.I mengangkat tema “Wanita Penghuni Surga”. Beliau mengutip firman Allah dalam Surah An-Nahl ayat 97 yang menegaskan bahwa setiap hamba yang beramal saleh, baik laki-laki maupun perempuan, akan dianugerahi kehidupan yang baik dan balasan terbaik dari Allah SWT. (21/08/25)


Rasulullah SAW menyebut empat wanita mulia yang dijamin masuk surga, yakni: Khadijah binti Khuwailid – istri Rasulullah SAW yang penuh pengorbanan, Fatimah Az-Zahra – putri Rasulullah SAW yang terkenal dengan kesabaran dan keteguhannya. Asiyah – istri Fir’aun yang kokoh dalam iman meski hidup dalam kekuasaan tirani. Maryam binti Imran – ibu Nabi Isa AS, simbol kesucian dan keteguhan hati.

Keimanan, kesabaran, dan ketaatan mereka menjadi teladan agung bagi seluruh kaum muslimah. Lebih lanjut, disampaikan bahwa setiap wanita memiliki peluang besar untuk menjadi penghuni surga dengan menjaga salat lima waktu, berpuasa Ramadhan dengan penuh keimanan, menjaga kehormatan diri, serta menaati suami bagi yang telah menikah.

Kepala KUA Kuantan Mudik, Arisman Arianto, S.Sos.I, dalam arahannya menekankan pentingnya pembinaan mental dan rohani bagi seluruh pegawai. Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, tetapi sarana memperkokoh iman sekaligus memperkuat semangat dalam melayani umat.

“Setiap tugas yang kita jalankan di KUA jangan hanya dipandang sebagai pekerjaan, tetapi jadikan ia sebagai ladang ibadah. Dengan niat ikhlas, setiap langkah kita akan bernilai pahala di sisi Allah SWT,” ungkapnya. (21/08/25)

Kegiatan ditutup dengan doa bersama, memohon keberkahan, kesehatan, serta keistiqamahan bagi seluruh pegawai KUA Kuantan Mudik agar senantiasa dapat memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. (AS)