Kuansing (Kemenag) - Dalam upaya meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat terhadap bahaya kebakaran, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Kuantan Singingi menggelar simulasi kebakaran di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kuansing. Pada Jum’at (18/10/2024).
Kegiatan ini diikuti oleh siswa-siswi, guru, serta staf madrasah dimulai sekitar pukul 09.00 WIB yang diawali dengan pengarahan dari petugas Damkar menjelaskan prosedur evakuasi dan penanganan awal terhadap kebakaran. Setelah itu, tim Damkar melakukan demonstrasi pemadaman api menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) dan menunjukkan cara yang tepat untuk mengatasi kebakaran kecil.
Kasi pemadam kebakaran dan pengendalian Damkar Kabupaten Kuantan Singingi Pujiadi menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada siswa, guru dan staf madrasah tentang pentingnya keselamatan dan cara bertindak saat terjadi kebakaran.
“Kami ingin memastikan bahwa seluruh pihak dapat melakukan tindakan yang tepat dan cepat jika terjadi kebakaran, serta memahami langkah-langkah evakuasi yang aman,” ujarnya.
Siswa-siswi terlihat antusias mengikuti simulasi ini. Mereka diajarkan cara menggunakan alat pemadam api dan praktek langsung bagaimana cara memadamkan api . Simulasi ini juga dihadiri oleh Inspektur muda damkar , Bambang Wijarnako, Pelaksana Kepala Post Kuantan Tengah, Apris Indra.
Kegiatan ini diakhiri dengan sesi tanya jawab, di mana siswa dapat bertanya langsung kepada petugas tentang berbagai aspek kebakaran, termasuk penyebab dan cara pencegahannya. "Diharapkan melalui kegiatan ini, kesadaran akan bahaya kebakaran semakin meningkat dan masyarakat dapat lebih siap menghadapi situasi darurat," Kata Bambang.
"Simulasi kebakaran ini merupakan bagian dari program rutin Damkar Kabupaten Kuantan Singingi dalam memberikan edukasi dan pelatihan kepada sekolah-sekolah di wilayahnya," tambahnya.
"Insyaallah kegiatan serupa rencananya akan dilaksanakan di beberapa lokasi lainnya untuk menjangkau lebih banyak masyarakat," tutupnya. ( LZ )