Kuansing (Kemenag) Dalam upaya memberantas buta aksara Al-Qur’an di kalangan pelajar, Wawan, Penyuluh Agama Islam, melakukan pembinaan intensif kepada siswa di SMPN 3 Gunung Toar, Sabtu 02/08/2025
Kegiatan ini berlangsung di ruang kelas sekolah dan mendapat sambutan antusias dari para peserta didik.
Dengan pendekatan yang sabar dan komunikatif, Wawan membimbing langsung siswa-siswa yang masih kesulitan membaca huruf hijaiyah dan memahami dasar-dasar tajwid. Ia menggunakan metode pembelajaran bertahap yang mudah dipahami, dimulai dari pengenalan huruf, pengucapan yang benar, hingga latihan membaca ayat-ayat pendek dari Al-Qur’an.
“Tujuan kami bukan hanya mengajarkan membaca, tetapi juga menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak usia sekolah,” ujar Wawan di sela-sela kegiatan.
Program ini merupakan bagian dari gerakan literasi Al-Qur’an yang digalakkan oleh penyuluh agama di daerah, khususnya di sekolah-sekolah yang masih menghadapi tantangan buta aksara Al-Qur’an. Melalui kolaborasi dengan pihak sekolah dan dukungan guru, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kemampuan baca Al-Qur’an siswa secara menyeluruh.
Kepala SMPN 3 Gunung Toar dan para guru menyampaikan apresiasi atas dedikasi Wawan yang telah berkontribusi dalam meningkatkan pemahaman keagamaan siswa. Kegiatan ini juga menjadi motivasi tersendiri bagi siswa untuk lebih semangat belajar agama.
Dengan semangat dan kerja nyata dari para penyuluh agama seperti Wawan, harapan untuk mencetak generasi Qur’ani yang cakap dan berakhlak mulia semakin terbuka lebar.(Mas)