Kuansing ( inmas ) Wawan, S.Pd.I Bimbingan Bacaan Sholat di Masjid Al-Munawwarah Pulau Rumput. Kamis, 03/12/2020
Dalam melaksanakan bimbingan dan penyuluhan di kelompok binaan, Wawan, S.Pd.I tidak terpaku pada satu kegiatan saja, tetapi melakukan kegiatan dengan selang-seling untuk menghindari kebosanan. Kegiatan yang dimaksud terdiri dari pemberantasan buta aksara Al-Quran/maghrib mengaji, menghapal surat pendek, Fiqh Ibadah serta belajar adab. Kegiatan yang sudah ditetapkan, rutin dilaksanakan sesuai jadwal yang sudah disusun.
"Kita tidak terfokus pada satu kegiatan saja agar anak tidak merasa jenuh, dan agar yang didapatkan oleh anak bukan sekedar kemampuan membaca Al-Qur'an tetapi juga materi Fiqih dan adab. Sebab kemampuan membaca Al-Qur'an semata tanpa disertai dengan pemahaman fiqih dan akhlaq yang baik, belumlah memadai," jelas Wawan
"Kegiatan-kegiatan ini kita buatkan jadwalnya. Lalu kita fokus sesuai jadwal. Dalam artian rutin sebagaimana yang direncanakan, agar kegiatan kita bisa terarah dan terukur keterlaksanaan dan kemajuannya," lanjutnya
"Misalnya, kamis malam, kita fokuskan untuk kegiatan belajar sholat. Bacaan dan gerakannya. Anak-anak dibimbing satu persatu, disuruh maju ke depan seorang demi seorang, agar kita bisa mengukur kemampuan setiap anak," terang Wawan terkait metode yang digunakan dalam membimbing bacaan sholat anak
"Demikian pula kegiatan maghrib mengaji dan materi fiqh lainnya, kita lakukan evaluasi terhadap semua anak agar kegiatan kita benar-benar bisa diukur perkembangannya. Sehingga akhirnya kita tahu mana anak yang perkembangannya cepat dan mana yang lambat, dan kita tahu sejauh mana kegiatan kita sudah dilaksanakan. Jadi, kita punya target yang ingin kita capai, punya motode dan ukuran, supaya kegiatan yang kita lakukan tidak asal-asalan, namun jelas dan bisa diukur," pungkas Wawan. ( MS )