0 menit baca 0 %

Website Langkah Awal Menuju e-Government

Ringkasan: Pekanbaru, 23/6 (Humas)- Pusat Informasi Keagamaan dan Kehumasan RI bersama dengan Kanwil Kemenag Riau menaja acara workshop website di lingkungan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Riau, 21-23 Juni 2010 di Hotel Ratu Mayang Pekanbaru. Workshop bertemakan: "Melalui Pengelolaan Website Kita Tingkatkan...
Pekanbaru, 23/6 (Humas)- Pusat Informasi Keagamaan dan Kehumasan RI bersama dengan Kanwil Kemenag Riau menaja acara workshop website di lingkungan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Riau, 21-23 Juni 2010 di Hotel Ratu Mayang Pekanbaru. Workshop bertemakan: "Melalui Pengelolaan Website Kita Tingkatkan Pengelolaan Informasi Keagamaan Kepada Masyarakat". Menurut ketua pelaksana H. Ferimeldi M.Pd dalam sambutan pembukaannya, acara workshop serupa akan diadakan di beberapa tempat atau Kakanwil Kemenag Provinsi di Seluruh Indonesia. "Acara ini adalah workshop yang ke-2 setelah yang pertama diadalan di Sulawesi Utara. Riau dipilih sebagai tempat pelaksanaan, karena PINMAS Kemenag RI menilai website Kanwil Kemenag Riau adalah di antara website terbaik se Indonesia. Sebab konten-kontennya baik berita maupun menu-menunya selalu update". Ferimeldi juga mengemukakan alasan kenapa penguasaan ICT (teknologi Informasi dan Komunikasi) dimulai dari mengelola website secara baik dan professional. "ICT ini adalah sarana untuk meningkatkan kwalitas layanan kepada masyarakat. Sebab melalui informasi akan turut membantu dan memberikan kemudahan dalam berurusan. Kita ketahui bahwa awal untuk menuju e-government dimulai dari website. Karena itu pelatihan atau workshop website ini menjadi sangat penting dilakukan. Nanti Kemenag RI akan membangun jaringan website kementerian Agama seluruh Indonesia yang mencakup Kanwil, Kankemenagkab/kota, Madrasah, Perguruan Tinggi Islam, bahkan sampai ke KUA-KUA" katanya "Oleh karena itu tantangan ke depan dalam rangka menuju e-government cukup banyak. Diantaranya adalah rendahnya Sumber Daya Manusia di bidang ICT, kurangnya wawasan tentang ICT, dan masih belum bijak dan optimalnya penggunaannya untuk hal-hal bermanfaat. Karena itu dalam pelatihan ini akan dipelajari bagaimana membuat dan mengelola website sehingga mampu memberikan informasi kepada masyarakat khususnya tentang pembangunan agama dan keagamaan. Para nara sumber yang berkompeten di bidangnya seperti praktisi IT, wartawan surat kabar ibukota, dan fotografer akan memberikan materi selama tiga hari berturut-turut. Cukup memberikan bekal untuk membuat website," jelas Ketua Panita Penyelenggara dalam sambutan pembukaan acara. (as).